Mengatasi Anak Jenuh dalam Belajar Jarak Jauh

Pandemi memaksa pendidikan di Tanah Air berubah drastis. Dari awalnya tatap muka kini harus digelar secara online. Sebagian pihak, guru dan orangtua bahkan anak mengalami satu kondisi yang tidak diinginkan yakni kejenuhan.

“Mengapa anak jenuh,” kata Ustadz Moh. Fauzil Adhim dalam paparannya pada Virtual Event Hardiknas, “karena anak tidak tahu apa yang harus dilakukan, sehingga mereka mudah mengalami kejenuhan, akhirnya membuang waktu, membuang kesempatan, membuang saat berharga dengan berbagai kegiatan tidak produktif. Mulai dari nonton film, game online, yang bentuknya bisa bermacam-macam,” jelasnya.

Mengatasi hal itu, pakar parenting nasional itu memberikan rekomendasi agar guru dan orangtua menggugah pikiran anak-anak, sehingga lahir kesadaran dan kaya akan inisiatif.

“Karena selama ini anak diberitahu, tidak digugah pikirannya, tidak diasah gagasannya dan tidak pula dibangkitkan himmahnya. Tidak digugah apa yang akan diperbuat di masa-masa mendatang. maka sekarang langkah yang harus dilakukan adalah perlu ditumbuhkan kesungguhan terhadap segala hal yang bermanfaat, bukan mengikuti passion mereka,” tegasnya.

Menurut kolumnis parenting Majalah Hidayatullah itu, para generasi salafus sholeh bisa menjadi manusia hebat dan pakar dalam berbagai disiplin ilmu karena mereka sadar bahwa dalam hidup ini mereka harus menjadi orang yang benar-benar bermanfaat bagi diri dan kehidupan, terlebih di dunia dan akhirat,” tuturnya menambahkan.

Lebih jauh orangtua harus berupaya agar anak respek, percaya dan bangga. Dengan cara seperti itu anak akan menjadi pribadi yang mengerti adab dan itu bisa dibentuk melalui komitmen orangtua sendiri membangun bi’ah ash-sholihah (lingkungan yang baik).

Virtual Event Hardiknas BMH masih akan berlanjut pada puncaknya esok, Ahad 2 Mei 2021 dengan narasumber Ketua GiGa Indonesia yakni Prof Euis Sunarti, Kadep Dikdasmen DPP Hidayatullah, Nanang Patria, serta Dick Doank, publik figur pada pukul 15.00 – 17.30.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *