Masjid Muallaf Baduy Sangat Strategis untuk Akselerasi Pembinaan

Membina suku terasing memiliki tantangan tersendiri, terutama sisi-sisi yang menguras energi. Butuh kesabaran, keuletan, juga kehati-hatian agar mereka selalu merasa dihargai, sehingga lebih mudah untuk mengikuti seruan dakwah itu sendiri.

“Alhamdulillah walau pun berat, tim dai tangguh yang masih muda di sini sigap, sabar dan tekun membina, satu demi satu warga, karena memang belum ada pusat pembinaan yakni masjid,” tutur dai senior di Banten, Ustadz Endi Haryono yang sejak awal 2019 telah menugaskan beberapa dai muda di Lebak Banten yang fokus membersamai Muallaf Suku Baduy di Banten (28/11).

Oleh karena itu, dai yang pernah malang melintang di dunia dakwah mulai Bengkulu hingga Tenggarong Kalimantan Timur itu sangat bersyukur jika BMH ingin mmebantu hadirnya masjid untuk Muallaf Baduy.

“Kehadiran BMH bersama para dai dan program-programnya, sangat terasa bermanfaat bagi mereka para dai dalam membina, sebab masjid akan menjadi sarana strategis sebagai tempat berkumpul dalam membina aqidah dan keislaman mereka. Harapan mereka masjid bisa segera terwujud agar mereka terwadahi dalam pembinaan dengan baik,” tuturnya.

Kehadiran Ustadz Endi Haryono ke Muallaf Baduy kemarin dalam rangka membersamai kehadiran UPZ Baznas BNI dan Bamuis BNI yang ikut serta mendukung program Rumah dan Masjid untuk Muallaf Baduy.

“Masjid sangat strategis, ayo sama-sama kita wujudkan untuk Muallaf Baduy,” pungkas Ustadz Endi.*/Oman

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *