Malam Halaqoh, Siang Berlumpur-lumpur Bangun Rumah Singgah

Usai bekerja bakti seharian, malam pun digunakan untuk pembinaan ruhiyah untuk tetap semangat dalam dakwah dan amal

Laznas BMH dalam upayanya memberikan layanan terhadap muallaf di pedalaman, dalam hal ini warga suku terasing di Halmahera membangun wadah pembinaan yang disebut Rumah Singgah.

Sekalipun proses pembangunan Rumah Singgah tersebut belum 100% disela-sela waktu yang ada kegiatan telah aktif dijalankan, terutama dalam upaya menyedot spirit hijrah di awal tahun 1439 H.

Satu kegiatan yang dimulai adalah halaqoh, sebuah pertemuan kecil yang dilakukan untuk saling memberi semangat dalam dakwah dan amal.

“Kegiatan halaqah kami mulai pekan lalu (Ahad, 24/9) yang dilakukan di ruang dari Rumah Singgah yang sementara ini digunakan sebagai tempat serbaguna di Sofifi Halmahera,” terang dai tangguh BMH, Nur Hadi.

Hadir dalam kegiatan tersebut para dai tangguh dari Ternate dan daerah sekitar Halmahera.

“Mereka berkumpul di bangunan rumah papan yang sederhana untuk saling nasihat-menasihati dalam kebaikan,” terangnya.

Jadi, malam mereka Halaqoh, memperbaiki niat dan amal, dan paginya kerja bakti berlumpur-lumpur di tanah angkat kayu, buat pondasi dan membuat kamar mandi,” urai Nur Hadi.

Dengan senang hati mereka bekerja tanpa upah demi terbangunnya Rumah Singgah untuk pembinaan suku terasing di Sofifi, rumah singgah Muallaf Togutil Halmahera Maluku Utara.

“Semoga Pekerjaan ini dimudahkan oleh Allah, dan untuk kita semua, semoga Allah berikan kebaikan dan rahmat untuk diri sendiri, keluarga, sahabat dan lingkungan masyarakat sekitar kita, aamiin,” pungkas Nur Hadi.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *