Maksimalkan Bantuan Pengungsi dengan Dirikan Dapur Umum

Musibah gempa yang melanda Maluku (26/9) memang telah berlalu, namun hingga kini masyarakat masih memilih mengungsi, karena gempa susulan kerap terjadi, bahkan beberapa kali dengan skala yang sangat terasa, yakni 5,4 SR.

Merespon keadaan masyarakat yang demikian, Laznas BMH memaksimalkan perannya dalam membantu pengugnsi dengan mendirikan dapur umum bagi para pengungsi di Gunung Desa Negeri Liang Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku Indonseia.

“Dalam sepekan lalu 7 – 13 Oktober 2019, BMH terus membersamai masyarakat yang mengungsi dan akhir pekan dimaksimalkan dengan mendirikan dapur umum bagi para pengungsi,” terang Kepala BMH Perwakilan Maluku, Ali Ikrom Tihurua (14//10).

Suasana kebersamaan semakin terasa sejak berdirinya dapur umum. Karena anak-anak dapat bermain dengan ceria dan tidak kekurangan asupan gizi.

“Ada tim yang menangani anak-anak, adanya dapur umum menjadikan kegiatan trauma healing berjalan lancar dan mereka semakin ceria kala tiba waktu makan, menu makanan yang bergizi dapat mereka nikmati,” imbuh Ali Ikrom.

Tiba tiba ada suara Ayo Makan, suara yang terdengar dari dalam Tenda Dapur Umum yang di bangun dan isi kebutuhannya oleh BMH Maluku.

Sampai sekarang pengungsi gempa Ambon masih bertahan di tenda-tenda mereka.

Secara ekonomi masyarakat masih belum bangkit dan bergerak sebagaimana biasa. Jadi sampai saat ini mereka masih sangat membutuhkan kepedulian kita semua.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *