Majelis Taklim Masjid Sultanah Bahiyah Malaysia Kunjungi Pesantren Darul Hijrah

Satu program unggulan BMH Perwakilan Jawa Timur adalah pesantren penghafal Alquran, dalam hal ini adalah Pesantren Tahfizh Darul Hijrah Surabaya dan Taman Dayu.

Geliat dan syiar Pesantren Tahfizh Darul Hijrah untuk membumikan Alquran mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari negeri tetangga, Malaysia.

Belum lama ini, Majelis Taklim Masjid Sultanah Bahiyah Malaysia mengunjungi Pesantren Tahfizh Darul Hijrah Kampus Pusat di Surabaya.

Kunjungan ini dalam upaya melihat aktivitas keagamaan dan perkembangan Pesantren Tahfizh di Jawa Timur.

Seluruh warga Malaysia tersebut berasal dari Kedah, dan tergabung dalam Majelis Taklim Masjid Sultanah Bahiyah sejumlah 48 orang.

Kedatangan mereka disambut antusias oleh para santri tahfizh dan Mudir Pesantren Darul Hijrah Ustadz Ihya’ Ulumuddin beserta jajaran pengurus.

Kepada rombongan warga Malaysia tersebut Ustadz Ihya’ Ulumuddin menyampaikan perjalanan pesantren.

“Perjalanan Pesantren Darul Hijrah berawal dari kampus di Surabaya. Dari kampus yang tempatnya tampak terbatas ini, saat ini sudah berkembang di 5 kota dan Kabupaten. Kampus yang lokasinya luas berada di Taman Dayu, Pasuruan,” jelasnya.

“Jika bapak dan ibu masih memiliki waktu, kami sarankan untuk berkunjung ke Pesantren kami di Taman Dayu- Pasuruan, lanjutnya.”

Lebih lanjut, Ustadz Ihya’ mengatakan Pesantren Tahfizh Darul Hijrah ini merupakan wujud dari gerakan Zakat yang diinisiasi oleh Laznas BMH.

Di akhir kunjungan di Pesantren Darul Hijrah Kampus Surabaya, rombongan warga Malaysia tersebut berdoa bersama Santri Tahfizh Darul Hijrah.

Semoga kehadiran mereka menambah semangat baru dalam membumikan Alquran.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *