Latih Santri Kewirausahaan dengan Berkebun

Guna mendorong lahirnya santri dengan keterampilan hidup di lapangan, BMH fasilitasi mereka latihan kewirausahaan dengan berkebun.

“Alhamdulillah santri Pesantren Tahfidz Ahlussuffah didorong memanfaatkan lokasi pesantren yang sangat luas di Desa Gunung Binjai, Balikpapan Timur untuk berlatih berkebun dengan menanam beragam sayuran,” terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Kaltim, M. Rofiq baru-baru ini.

“Aktivitas ini menjadi bagian dari proses pendidikan kewirausahaan santri,” ungkap Najib, Koordinator Agrobisnis Santri.

Najib menyebut, pihaknya mengharapakan nantinya santri tidak sekedar cerdas otaknya dan banyak hapalannya, tetapi juga punya keterampilan di lapangan.

“Sehingga nantinya jika telah lulus dan hadir di tengah-tengah masyarakat, santri mampu berusaha dan mandiri, dan yang lebih penting dapat memberi kemanfaatan kepada orang lain,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, para santri berlatih dari proses awal, seperti pemasangan turut mengelola tanah garapan, penaman bibit, perawatan, sampai proses penen sayuran.

Program ini telah mencatatkan hasil yang menggembirakan.

“Dari usaha pertanian yang diawali dengan menanam sayur-sayuran dan lombok, sudah berhasil panen 6 kali dengan berat 145,5 Kg lombok,” tutup Rofiq.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *