Kukuhkan Pos Dai Sebagai Mitra Zakat

Penghimpunan dana zakat, terutama dalam konteks mengatasi gap antara realitas dan potensi zakat yang begitu besar, mendorong Laznas BMH terus berupaya membangun sinergi. Di antaranya dengan membentuk Mitra Zakat (MZ).

“Alhamdulillah, secara resmi sekarang BMH telah mengukuhkan Pos Dai Pusat sebagai Mitra Zakat (MZ) BMH,” terang Direktur Operasional BMH, Rama Wijaya belum lama ini.

MoU MZ ini ditandatangani oleh Direktur Operasional Laznas BMH, Rama Wijaya dan Direktur Utama Pos Dai Ustad Suhail, S.Pd. Penandatanganan MoU kerjasama ini dilakukan di Kantor LAZNAS BMH DKI Jakarta, Jl Pasar Minggu, Jakarta Selatan (13/3).

Pos Dai merupakan lembaga yang konsen meningkatkan kapasitas dai sekaligus melahirkan dai-dai muda yang siap ditugaskan ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Pos Dai punya tagline Dakwah Membangun Negeri. Dengan menjadi Mitra Zakat BMH, diharapkan Pos Dai bisa semakin kuat dalam menjalankan tugas-tugasnya, sehingga semakin bisa dirasakan kehadirannya oleh masyarakat. Di samping hal ini akan menjadikan potensi penghimpunan dan pendayagunaan zakat lebih luas dan terukur,” ucap Suhail.

“Terlebih secara kelembagaan, Pos Dai dan BMH memiliki kesamaan tujuan. Di samping secara empiris kita ketahui bersama betapa besarnya garapan dakwah di Indonesia ini, semua tentu menjadi tantangan bagaimana agar dakwah bisa dirasakan lebih dekat, menjangkau lebih luas dan menjadi solusi bagi masyarakat,” imbuhnya.

Dikukuhkannya Pos Dai sebagai Mitra Zakat BMH, maka ke depan pola pendayagunaan dana zakat akan semakin menyentuh sisi-sisi terdalam dari kehidupan masyarakat, terutama dengan core program BMH, yakni dakwah dan pendidikan.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *