Kuatkan Peran Daiyah

Dakwah secara umum adalah tanggung jawab kaum Adam. Namun dalam konteks tertentu, Muslimat (kaum Muslimah) pun punya hak dan kewajiban pula dalam hal yang teramat mulia ini.

Terlebih, banyak keistimewaan Muslimat. Sampai-sampai dalam Al Qur’an Allah mengabadikan dalam satu surah lengkap yakni Surah Annisa. Surah yang membahas tentang kemuliaan para Muslimat.

Hal tersebut mendorong Laznas BMH Perwakilan Jawa Tengah berusaha mensupport setiap upaya peningkatan diri daiyah dalam berkiprah yang akhir pekan lalu (8/4) dilaksanakan di Semarang.

“Kami sangat bangga dengan peran daiyah, khususnya di Semarang ini. Karena bagaimanapun, mereka adalah pilar peradaban mulia di negeri ini. Jika kaum Hawa mengerti fungsinya sebagai Muslimat sekaligus daiyah, ini akan sangat membantu terjadinya mekanisme dakwah atau keilmuan di tengah-tengah kehidupan masyarakat,” papar Kepala BMH Perwakilan Jawa Tengah, Imam Muslim.

Sambutan Kepala BMH Jawa Tengah tersebut dikuatkan oleh salah seorang pemateri dalam forum tersebut.

“Beban dakwah ke depan semakin berat, jadi dibutuhkan kerjasama antara istri dan suami agar bisa berbagi peran dakwah dan saling support,” terang dai tangguh BMH di Semarang, Ustadz Masyrukin.

Demikian pula yang dikuatkan oleh Ibunda Siti Alfiyah, selaku ketua Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (PW Mushida) Jateng.

“Muslimat khususnya di Semarang harus lebih maju, solid dan program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara maksimal nantinya, demi tegak dan kuatnya dakwah yang diperankan Muslimat yang tak sebatas sebagai ibu tetapi juga daiyah,” ucapnya.*/Yauma

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *