Ketahanan Pangan untuk Dai dan Guru Ngaji di Ternate dan Halmahera

Wabah Covid-19 tidak saja melanda kota besar, tetapi juga wilayah kepulauan seperti Maluku Utara, yakni Ternate dan Halmahera. Ragam sektor kehidupan tersendat bahkan ada yang berhenti total selama wabah ini berlangsung.

“Menyikapi hal itu, Laznas BMH dengan program utama dakwah dan pendidikan langsung mengirimkan bantuan ketahanan pangan untuk dai dan guru ngaji yang selama ini aktif dakwah dan membina umat di Ternate maupun Halmahera,” terang Kepala BMH Perwakilan Maluku Utara, Arif Ismail (13/4).

Program dilaksanakan dengan cara door to door karena tidak boleh ada kerumunan dan demi tetap terlaksananya socia distancing.

“Penyaluran ada di Kelurahan Gambesi, Kalumata dan beberapa tempat lainnya di Ternate, serta di Tidore, Halmahera,” imbuh Arif.

Dai yang mendapatkan bantuan ketahanan pangan ini menuturkan bahwa selama wabah, aktivitas dakwah dan pengajian terhenti.

“Alhamdulillah atas segala keadaan, selama wabah ini kami tidak bisa dakwah seperti biasa, majelis taklim, pendidikan Alquran, dan kajian ke-Islam-an lainnya terhenti. Sepenuhnya hanya di rumah,” terang dai tangguh BMH, Ustadz Nur Hadi.

Karena itu bantuan ketahanan pangan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para dai dan guru ngaji.

“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah, juga terimakasih kepada BMH dan segenap donaturnya yang selalu peduli dan berbagi. Semoga wabah ini segera Allah angkat dari bumi kita dan kita bisa kembali seperti biasa, silaturrahim, mengaji, dan terus menguatkan persaudaraan,” sambung Ustadz Nur Alam dai dan guru ngaji di Ternate.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *