Kemenag Provinsi Jateng Audit Syariah BMH Kudus

Dana zakat merupakan amanah yang mesti dikelola secara profesional dan transparan. Upaya tersebut menjadi satu komitmen sekaligus bagian prosedur yang mesti dijalani oleh Laznas BMH.

“Alhamdulillah upaya ini juga mendapat pendampingan langsung dari Kemenag Provinsi Jawa Tengah yang pada awal pekan ini berkunjung ke Kantor BMH Kudus di Jl Raya Kudus-Jepara, Kaliwungu,” terang Koordinator BMH Gerai Kudus, Eko Kusniyanto (22/3).

Hadir melakukan pendampingan audit syariah dari Kemenag adalah Seksi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf pada Bidang Penais Zawa Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Ibu Umma Farida dan staf pelaksana, Tsaqifah Adib Tawaffuq.

Umma Farida menyatakan bahwa kinerja BMH sudah bagus dan harus ditingkatkan.

“Penghimpunan BMH sudah bagus yang terlihat dari pertumbuhan penghimpunan setiap tahunnya, pengarsipan sudah bagus, lokasi kantor juga sangat strategis, masyarakat jadi lebih mudah untuk donasi. Tetap harus terus ditingkatkan ya, kinerja yang bagus ini,” ucapnya.

Audit syariah yang dimaksud meliputi kegiatan operasional, aturan kebijakan, tata kerja, pengumpulan dan pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah, serta pengelolaan keuangan dan manajemen secara keseluruhan.

“Semua harus sesuai dengan prinsip syariah yang terumus dalam kajian fiqh, sehingga dana zakat benar-benar dikelola sesuai ketentuan syariah. Alhamdulillah BMH dapat menjalani audit syariah ini dengan baik. Tentu saja semua ini berkat dukungan dan kolaborasi dari umat Islam itu sendiri bersama BMH,” tutup Eko.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *