Kebutuhan Logistik Korban Gempa Mulai Menipis, Mari Bergerak Peduli

Aktivitas relawan BMH, IMS, dan SAR Hidayatullah memberikan trauma healing untuk anak-anak pengungsi di tengah ketersediaan logistik yang kian menipis (11/8)

Sepekan pasca gempa terbesar 7 SR di NTB, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan AQL Peduli telah menyalurkan logistik ke posko-posko pengungsian daerah Lombok Utara. Setidaknya sudah ada 7 dusun yang telah dibagikan logistik secara merata.

Walau demikian masih banyak posko pengungsian yang kekurangan logistik, sementara stok di posko relawan gabungan BMH dan AQL Peduli mulai menipis.

“Kami membutuhkan selimut, bantal, air mineral, pembalut wanita, kelambu bayi dan susu bayi,” ujar Edi Djun, koordinator logistik posko relawan gabungan pada Ahad, (12/08/2018).

Sementara itu secara nasional Laznas BMH masih melakukan aksi galang dana di berbagai daerah untuk mensupport kebutuhan mendasar para pengungsi. “Insya Allah akan ada tambahan bantuan dari berbagai Perwakilan BMH di propinsi-propinsi, semoga dapat menambah kekurangan yang sekarang terjadi,” terang Direktur Program dan Pendayagunaan BMH Pusat Dede Heri Bachtiar.

Masyarakat, kaum dermawan, atau pun institusi profit dan non-profit, dapat berpartisipasi membantu kebutuhan pengungsi melalui BMH setempat atau melalui website www.bmh.or.id secara online guna membantu saudara kita di Lombok secara lebih cepat.

“Pada prinsipnya keadaan Lombok masih banyak membutuhkan solidaritas kita semua, terbukti masa tanggap darurat kini diperpanjang kembali. Mari terus bergerak peduli dengan kekuatan yang ada pada diri kita masing-masing sebagai bukti kecintaan kita kepada Allah, kepada saudara seiman, dan kepada negeri ini,” tegas Dede.*/ Siraj

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *