Kampung Agrotani Sukses Panen Raya Perdana

 

Mendapat amanah lahan hibah seluas ±40.000 meter persegi atau 4 Hektar di Desa Sukamulih dan Jayaraharja Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor tentu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi BMH selaku Lembaga Amil Zakat Nasional yang salah satu fungsinya adalah mengangkat harkat dan martabat kaum dhuafa dari kebodohan dan kemiskinan menuju kemuliaan dan kesejahteraan.

Dalam rangka tersebut melalui program ekonomi pemberdayaan BMH mengoptimalkan lahan hibah yang selama ini belum produktif menjadi area produktif dengan memberdayakan masyarakat sekitar melalui program pertanian dan peternakan terpadu untuk membantu kemandirian ekonomi masyakarat  yang rata-rata berprofesi sebagai buruh tani.

Kawasan yang langsung berbatasan dengan lahan BMH saat ini dihuni tidak kurang dari 80 KK yang mereka adalah masyarakat berpenghasilan rendah korban relokasi bencana longsor beberapa tahun silam yang mendapatkan bantuan rumah tinggal dari pemerintah Kabupaten Bogor.

“Harapannya, masyarakat sekitar mendapatkan sumber penghasilan dengan menggarap lahan serta merawat tanaman yang dibudidayakan oleh BMH,” terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Megapolitan, Zainal Abidin.

Saat ini BMH telah menempatkan 2 orang kordinator sebagai penanggung jawab utama berlangsungnya kegiatan bercocok tanam yang dilakukan oleh masyarakat sekitar, mulai dari konsultasi, pendampingan, perawatan serta pemeliharaan tanaman hingga tiba masa panen.

“Alhamdulillah, kawasan yang tadinya gersang kini berubah menjadi Kampung Agrotani yang ditanami aneka macam tanaman produktif baik yang masa panennya musiman, seperti jagung maupun yang masa panennya harian seperti cabe, tomat, kacang panjang, dan sayuran,” imbuh Zainal.

Program ini telah berjalan sejak awal januari 2018 lalu. Dan, Selasa 01 Mei 2018 kemarin BMH bersama masyarakat binaan melakukan panen raya Jagung dan tomat.

“Hasil panen kemarin tidak kurang dari 2,3 ton jagung dan 3 kwintal tomat. Ini adalah panen raya perdana,” tegas Zainal.

Raut wajah Sunarto serta warga lainnya sumringah melihat hasil panen awal yang cukup melimpah.

Lurah Desa Sukamulih Rukman Somad sangat mengapresiasi program Agrotani yang diinisiasi BMH tersebut sehingga warganya kini bisa mendapatkan sumber penghasilan baru.

“Selain program pemberdayaan ekonomi kaum dhuafa yang sudah berjalan saat ini, kedepan untuk sektor dakwah BMH juga akan melakukan pembinaan keagamaan. Meskipun untuk realisasinya kami masih terbatas pada sarana penunjang utama yang tentu sangat urgen dan mendesak, yaitu pembangunan masjid dan rumah dai,” pungkas Zainal.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *