Ilmu, Sembako, dan Uang Tunai untuk Janda Tangguh

Bahagia Janda Tangguh bersama BMH di awal tahun 1439 H

Ibu merupakan sosok pejuang tanpa henti. Mereka begitu siap hadir dalam keadaan apa pun yang dialami keluarganya. Memahami kebutuhan dan pengorbanan itu, BMH Perwakilan Jateng di tahun baru 1439 H, Kamis (21/9) mengundang janda tangguh untuk bersilaturahim dalam acara berbagi kebahagian.

Acara berbagi kebahagian ini dikemas dengan acara tausiah dari Dai Tangguh, Ustadz Muhammad Imron.

Beliau mengingatkan kepada para janda tangguh. “Ibu-Ibu harus terus dekat dengan Allah, utamanya sholat-sholat yang wajib, perbanyak beramal sholeh. Amal sholeh yang khan bisa dilakukan dengan beragam cara,” urai Ustadz Imron penuh motivasi.

“Saya sehari-hari menjadi buruh gendong di Pasar Johar ini, Alhamdulillah! Pagi ini dapat ilmu dari Ustadz juga paket santunan dari BMH, matur suwun sanget,” ujar Ibu Parti (70) penuh rasa bahagia dan haru.

Acara ini terlaksana di Masjid Diponegoro Menyanan, Kompleks Pecinan Johar, Kota Semarang dengan jumlah penerima 100 Orang Janda Tangguh.

“Momentum tahun baru Hijriah ini menguatkan BMH untuk berhijrah dan berkarya lebih baik lagi. Ini adalah salah satu langkah awal kepedulian BMH untuk lebih meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Sehingga masyarakat yang belum bergabung dengan BMH bisa segera bersama dalam mengangakat problem masyatakat disekitarnya,” terang GM Perwakilan Jateng, Imam Muslim.

Diakhir acara, sebelum beranjak dari ruangan masjid, para janda tangguh ini menerima paket santunan kebutuhan harian keluarga dan uang tunai dari BMH.*/Yusron

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *