Ikan Besar, “Bonus” Safari Dakwah di Pulau Moti

Pedalaman memang identik dengan keterbatasan, mulai dari listrik hingga sarana prasarana hidup yang di kota begitu mudah bahkan dianggap biasa. Namun, pedalaman juga memiliki banyak kandungan kekayaan, termasuk alamnya yang masih relatif terjaga, original.

Ini tersaji saat Laznas BMH bersama dai tangguh melangsungkan program safari dakwah ke Pulau Moti yang berada di Kecamatan Moti, Halmahera, Maluku Utara.

“Inti dari program safari dakwah ini adalah mengisi kegiatan pembinaan ibu-ibu yang giat menuntut ilmu agama melalui Majelis Taklim yang selama ini diselenggarakan dan dibina oleh BMH dan dai tangguh. Di samping juga dalam rangka mendorong upaya masyarakat setempat yang sangat ingin membangun Madrasah Diniyah bagi anak-anak mereka di Pulau Moti,” terang Kepala BMH Perwakilan Maluku Utara, Arif Ismail.

Untuk mendapatkan hiburan yang memberikan kebahagiaan, usai kegiatan safari dakwah, biasa tim BMH dan dai tangguh sempatkan diri melihat karunia Allah berupa lautan yang begitu luas di Pulau Moti.

“Jadi biasa usai pengajian, kami semua datang ke titik tertentu di laut untuk mancing ria, mancing sama-sama. Alhamdulillah hari ini (18/10 rezeki memang, jadi dapat banyak ikan dengan ukuran besar,” tutur Arif sumringah.

Inilah satu sisi bonus yang diperoleh dai tangguh BMH setiap kali safari dakwah ke pedalaman dan kepulauan. Memandangi laut yang indah, jernih, dan mendapatkan ikan yang penuh gizi.

“Sehingga kegiatan safari dakwah ini tidak saja mencerahkan umat, tetapi juga menjadikan diri menjadi pribadi yang bersyukur karena betapa luas dan Maha Kuasanya Allah Ta’ala,” tutup Arif Ismail.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *