Ibu Sabariah Bahagia Mendapat Bantuan Modal Usaha

Masyarakat kecil memang hidup di dalam kesempitan ekonomi. Namun, jangan dikira, mereka begitu kaya akan semangat perjuangan, termasuk Sabariahh, seorang ibu dari lima anak yang setiap harinya menjajakan dagangan di bawah terik mentari yang menyengat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Naluri dan cinta seorang ibu terhadap anak-anaknya sungguh tak terhingga, baginya anak adalah amanah yang harus dijaga dan diantar menjadi generasi yang cerdas, sholeh dan sukses dunia akhiratnya. Itulah mengapa Ibu Sabariah rela banting tulang peras keringat, siang dan malam,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Perwakilan Kalimantan Timur, Muhammad Rofiq.

Ibu yang tinggal di Jalan Sudirman, Balikpapan Kaltim ini setiap harinya harus berkeliling untuk menawarkan dagangannya berupa makanan ringan; kue kering, keripik dan cimi-cimi kepada warga yang berlalu lalang di sekitar Jalan Jend. Sudirman Balikpapan.

Ibu yang berstatus janda itu ditinggal pergi oleh suaminya, kini harus berjuang seorang diri untuk menghidupi 5 orang anaknya yang masih kecil.

“Empat anaknya masih sekolah. Sudah dua tahun ini ia menekuni pekerjaan tersebut. Ia menuturkan jika hasil jualanx sangat kecil,” imbuh Rofiq.

Tentu saja semua itu tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Hasil julan biasa dapat Rp. 35.000, jika ramai sampai Rp. 100.000, kadang-kadang gak laku sama sekali,” tuturnya dengan wajah tegar.

Sabariah menuturkan, dari hasil jualan itu ia gunakan untuk membayar sewa rumah, biaya sekolah anak dan biaya hidup sehari-hari lainnya.

Meski demikian, ibu ini tidak mau menerima belas kasihan orang. Ia berharap diberi kesehatan dan banyak orang yang memesan kue darinya.

“Doakan ya, sehat, dapat terus bekerja. Hari ini, saya ucapkan Alhamdulillah, Terimakasih BMH yang telah membantu saya selama ini, semoga lewat BMH usaha saya ini bisa dipromosikan agar banyak yang pesan kue, mumpung mau lebaran,” ucapnya seraya tersenyum bahagia.*/Herim

 

 

 

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *