Hindari Penumpukan Daging Qurban, Ayo Ikut Program Qurban Masuk Desa

Seorang relawan BMH sedang melihat hewan qurban di kandang (5/8)

Qurban Masuk Desa merupakan program yang sangat strategis, utamanya dalam mewujudkan kebahagiaan masyarakat desa yang cenderung konsumsi dagingnya tidak seperti masyarakat di perkotaan.

“Qurban Masuk Desa kita harapkan dapat mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan yang diusung pemerintah dalam upaya terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan gizi bagi masyarakat desa,” tutur Kepala Program dan Pendayagunaan BMH Pusat Dede HB.

Pada saat yang sama, sekalipun digital telah menjadi gaya hidup seluruh lapisan masyarakat, namun di desa-desa tertentu akses untuk berfungsinya smartphone tidak secepat di perkotaan.

Oleh karena itu, qurban di desa-desa akan mendorong massifnya syiar dakwah akan ibadah qurban di desa. “Terlebih tidak sedikit desa-desa yang dalam satu tahun tidak mendapatkan distribusi hewan qurban,” imbuh Dede.

Qurban Masuk Desa juga dapat mendorong terpeliharanya semangat hidup gotong royong masyarakat, sehingga momentum qurban mencakup semua sisi kehidupan masyarakat, terutama di pedesaan.

“Selain itu, dengan Qurban Masuk Desa, kita dapat menghindari terjadinya penumpukan daging qurban, khususnya di perkotaan. Kadang satu rumah tangga bisa menyimpan daging qurban sampai berbulan-bulan, sementara di desa-desa ada yang kebagian daging pun tidak,” tegas Dede.

Melalui Qurban Masuk Desa ibadah qurban kita akan menjadikan semua bahagia. Dan, Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin juga dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh kaum Muslimin dan warga NKRI.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *