Hari Ini, Evakuasi, Layanan Medis, Hingga Pendirian Musholla Darurat

Upaya pencarian korban dan pemberian pertolongan terus dilakukan oleh tim gabungan BMH dan SAR Hidayatullah.

“Pukul 09:00 WITA tim relawan menemukan korban luka-luka atas nama Lukman (25 tahun) yang mengalami luka berat. Korban langsung dievakuasi ke Mataram,” terang Koordinator Relawan Bagian Evakuasi, Ahmad Hamim (8/8).

Sementara itu, BMH bersama Islamic Medical Service (IMS) terus melakukan pencarian korban yang belum tertangani secara medis.

“Tim Medis IMS yang terdiri dari 2 dokter umum dan 3 perawat terus melakukan aksi layanan medis dengan cara mobile, mendatangi para pengungsi yang berada di posko-posko yang belum mendapatkan layanan medis secara maksimal,” terang salah seorang tim medis IMS.

Tercatat pada hari Selasa, 7 Agustus 2018, ada dua posko pengungsi yang disambangi, yaitu di Dusun Cupek dan Desa Sijarpenjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Sebagaimana komitmen BMH melakukan penanganan secara terintegrasi, untuk memenuhi kebutuhan dasar korban gempa akan ibadah, siang ini sedang dibangun musholla darurat di Dusun Rangsot Desa Sigarpenjalin.

“Hari ini, BMH bersama SAR Hidayatullah telah memulai pembangunan mushola darurat. Hal ini sangat penting, karena dengan masyarakat bisa sholat berjama’ah, dan Jum’at lusa bisa sholat Jum’at upaya penanganan secara psikologis secara kolektif dan otomatis dapat berjalan dengan baik,” jelas Kepala BMH Perwakilan NTB, Abdul Kholiq.

Mari terus bergerak untuk peduli. “Korban begitu banyak, rumah-rumah pada roboh dan rata dengan tanah, demikian juga dengan masjid. BMH siap menjadi mitra Anda membantu masyarakat korban gempa kembali lebih baik, insya Allah,” tutup Kholiq.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *