Gelorakan Pemberdayaan Melalui Kampung Tangguh

Satu di antara program yang terus digalakkan oleh Laznas BMH adalah pemberdayaan. Program ini adalah yang paling mungkin mendorong perubahan masyarakat dari mustahik menjadi muzakki.

Memang bukan perkara mudah, namun langkah ini terus dikuatkan oleh BMH, hingga mendapatkan sambutan dan dukungan dari beragam kalangan, hingga pemerintahan. Di antaranya adalah Bupati Kabupaten Malang.

Bupati Malang Drs.H M Sanusi MM Bersama Forkompinda melakukan kunjungan kerja ke Dusun Buntaran Desa Belung Poncokusumo Malang, Kamis (16/7).

Desa Belung merupakan salah satu Kampung Tangguh Semeru dimana BMH Jatim Gerai Malang terlibat sejak awal. 

Kunjungan Bupati yang akrab di sapa Abah tersebut ke Kampung Tangguh juga dalam rangka meresmikan Pembentukan Kepengurusan Kampung Tangguh Semeru di Desa Belung. 

Pembentukan Kampung Tangguh merupakan upaya warga bersama guna pencegahan penularan dari virus yang menjadi pandemi, yakni Covid-19. 

Sebelum meresmikan, Bupati Sanusi keliling kampung meninjau usaha kelompok budidaya lele bioflok dan usaha peternakan kambing warga Belung  binaan BMH Jatim Gerai Malang. 

“Saya berbangga di Belung menjadi Kampung Tangguh, yang berupaya tidak terkena Covid,” kata Sanusi. 

Pria kelahiran Gondanglegi tersebut juga menyampaikan tips supaya terhindar dari virus mematikan yang berasal dari Wuhan Cina tersebut, yakni menjaga kebersihan, jika keluar rumah hendaknya memakai masker serta mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir. 

Setelah memberikan sambutan, Sanusi menandatangani prasasti peresmian Pamsimas KPSPAM Sumberpetung Lestari dan secara simbolis berkenan menyerahkan bantuan paket Budikdamber dari BMH Jatim Gerai Malang kepada warga terdampak covid- 19 yang kurang mampu. 

Sementara itu Plt. Manajer Operasional BMH Jatim Gerai Malang Lukman Hakim mengatakan bahwa keberadaan Kampung Tangguh Semeru di Belung BMH telah lama diinisiasi dan kian diarahkan pada sisi pemberdayaan serta keselamatan warga dari virus mematikan, Covid-19.

Mulai dari dapur umum hingga thermogun telah BMH upayakan agar masyarakat dapat hidup lebih baik dan dicek kondisi fisiknya.

“Kami mensuport warga yang ada di sini untuk bersatu dan gotong royong mendirikan Kampung Tangguh secara mandiri, mulai dari kebersamaan melalui dapur umum, kesehatan dengan cek berkala hingga kini ke pemberdayaan. Semoga bantuan dari BMH Jatim Gerai Malang bermanfaat,” kata Lukman.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *