Gelar Pelatihan Dai-Daiyah Menulis di Ambon

Awal tahun 2019 menjadi komitmen Laznas BMH secara nasional untuk semakin meningkatkan mutu manajemen pelaporan kepada publik dengan lebih baik. Di antaranya diwujudkan melalui pelatihan dai dan daiyah menulis.

Program tersebut dilaksanakan oleh BMH Perwakilan Maluku setelah beberapa pekan sebelumnya sukses digelar di BMH Jakarta.

“Pelatihan ini untuk menyadarkan akan peran para dai dalam berdakwah yang kini harus juga ikut hadir di dunia maya, yang sekaligus dapat membantu manajemen pelaporan BMH terkait program dakwah kepada publik,” terang Kepala BMH Perwakilan Maluku, Ali Ikrom (26/1).

Hadir sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut, pemimpin redaksi www.hidayatullah.com Mahladi Murni.

“Waktu bergulir, masyarakat berubah, maka dai dan dakwah pun sudah seharusnya menemukan model yang tepat dalam mengedukasi umat. Terlebih saat ini dakwah bukan hanya bisa di sampaikan dari mimbar ke mimbar. Namun dakwah dapat lewat tulisan,” urai Mahladi mengawali paparannya.

Masa yang kini kerap disebut era millenial adalah masa media sosial. “Jadi sepatutnya para dai dan daiyah menggunakan sarana tersebut sebagai media dakwah,” tegas Mahladi.

Menurut Mahladi, kini media sosial juga berfungsi tempat adu argumen dan adu pemikiran. “Sekarang, media sosial tidak saja berfungsi sebagai sarana orang saling memberitahu aktivitas masing-masing, tetapi juga telah menjadi lapangan pertarungan pemikiran yang biasa dipenuhi oleh argumen-argumen dan meme meme, baik itu yang sifatnya kebaikan atau kebururukan,” jelasnya.

Dengan diselenggarakannya pelatihan menulis bagi para dai dan daiyah ini, BMH Maluku berharap para dai dapat semakin massif dalam mengabarkan kegiatan dan program dakwah di lapangan melalui media sosial.

“Kita berharap melalui pelatihan ini para dai dan daiyah dapat menjadikan media sosial sebagai sarana menyampaikan kegiatan dakwah kepada umat sekaligus melaporkan program-program yang diusung, sehingga umat dapat mengetahui dan berkontribusi terhadap program yang dicanangkan,” tutur Ali Ikrom.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *