Federick Yohame Semangat Belajar Al-Qur’an

Federick Yohame (39 tahun) merupakan sosok muallaf yang teguh, terutama dalam upayanya mempelajari Al-Qur’an.

“Saya ingin tetap semangat belajar, karena Al-Qur’an adalah inti ajaran Islam. Jadi, walau pun saya banyak kendala untuk membacanya, tapi saya akan terus berupaya dan banyak berdoa kepada Allah,” ungkap pria yang kini bernama hijrah Muhammad.

Namun demikian, keislaman Muhammad bukan tanpa badai. Sang istri memilih bertahan dengan keyakinan lamanya dan memilih untuk berpisah.

Maka semenjak 3 tahun lalu, Muhammad harus rela hidup sendiri. Pria yang kini bekerja serabutan itu tinggal di sebuah gubuk berukuran 3X2 meter yang berada di kebun milik Sutiono yang mana penjaga kebun tersebut masih keluarga Muhammad sendiri.

Namun demikian, Muhammad teguh dengan keyakinannya.

“Meski begitu keadaannya, ia tetap rajin ke masjid, padahal jarak dari rumah ke masjid setengah kilometer jauhnya. Ia tetap berjalan kaki untuk shalat berjama’ah,” ucap Ibrahim dan Iyan, amil BMH Jayapura.

Muhammad (tengah) saat berbincang dengan amil BMH Perwakilan Papua

Di tengah kegiatan keseharian yang bekerja secara serabutan itu, Muhammad yang merupakan pria asal Kabupaten Yahukimo tetap memiliki etos belajar.

Untuk membantu semangat belajarnya tersebut, Laznas BMH Perwakilan Papua menyambangi Muhammad dan memberikan bantuan pendidikan untuknya.

“Setelah ini, insya Allah, BMH akan memberikan sepeda angin agar Muhammad bisa lebih leluasa dalam aktivitasnya,” ungkap Kepala BMH Perwakilan Papua, Syahriadi.

“Saya juga masih kuliah di jurusan Ekonomi Universitas Yapis Papua. Saya ikut kelas jauh dari Sentani. Jadi doakan, ya. Untuk BMH, terimakasih, terimakasih,” ungkapnya dengan loghat khas Papua.*/Yan Ibra.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *