Fajar (4,5 Tahun) Anak Lumpuh Otak Hafal Al Qur’an 30 Juz

“ANAK INI ADALAH RISALAH”

FAJAR ABDULROKHIMWAHYUDIONO lahir prematur dengan berat 1,6 kg di usia kehamilan ibunya kurang dari tujuh bulan. Itulah yang mebuat Fajar harus dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

Setahun setelah kelahirannya, Fajar diketahui menderita cerebral palsy (CP) atau lumpuh otak. Hingga kini, Fajar masih menjalani terapi.

Untuk berdiri saja dia harus dibantu. Namun, siapa menyangka penderita lumpuh otak ini sudah hafal Al-qur’an sejak usia 4.5 tahun? bahkan semua guru hafalan Fajar mengklaim hafalan anak ini sangat kuat. padahal sebelum berusia 7 tahun, Fajar tidak bisa membaca. Bahkan tidak mengenal dan sulit mencerna huruf-huruf hijaiyah.

Lalu darimana ia mampu menghafal Al-Qur’an? Fajar kecil diterima dengan perlakuan istimewa. Ia diberi lingkungan terbaik dan jauh dari pengaruh negatif terutama tayangan televisi oleh orangtuanya.

Setelah ia divonis menderita lumpuh otak, ada ikhtiar, kesabaran, ketekunan, dan optimisme orangtuanya bahwa buah hati mereka bisa sembuh dengan bacaan Al-Qur’an.

Untuk itu, sejak bayi ia sudah diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an. Saat berada di ruang NICU pun, ayah Fajar selalu membacakan minimal setengah juz setiap pagi dan sore. Ayat-ayat Al-Qur’an kini benar-benar telah terekam dalam memorinya.

KH. Bachtiar Nasir (Pimpinan AQL Islamic Center) menyebutkan dalam buku “INSPIRING BOOK FAJAR SANG HAFIZH Anak Lumpuh Otak Hafal Al-Qur’an” menjelaskan sebuah struktur yang sangat indah tentang keajaiban Al-Qur’an sekaligus keajaiban pada diri seseorang anak karena Al-Qur’an. Sebuah keajaiban, bagaimana mungkin seorang anak yang belum bisa membaca namun mampu menghafalkan Al-Qur’an?

Berikut Fajar Menghafal Al Quran :

https://www.youtube.com/watch?v=oZAUtJK3pds

 

Syeikh Khalid bin Abdullah Al-Hamudi (Ulama dan Pakar Pendidikan Arab Saudi) menandaskan, Fajar adalah risalah (pesan dan peringatan), pelajaran sekaligus kritik bagi kita. Lahir prematur, antara hidup dan mati, seakan-akan dia dilahirkan sebelum waktunya, tapi mampu menghafal Al-Qur’an dengan baik.

Baarokallaahu Fiina…

Sumber : Hidcom

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *