Dukung Pembangunan Pesantren di Eks Lokalisasi Dolly Surabaya

Geliat dakwah untuk masyarakat urban juga dimasifkan oleh Laznas BMH.

Melalui program Dai Tangguh, penguatan dakwah yang menyasar masyarakat dan warga daerah perkotaan terus digalakkan.

“Seperti di Gang Dolly Surabaya. Lokasi eks prostitusi ini akan dibangun sebuah pesantren penghafal Alquran untuk mendukung hijrah eks warga Kampung Dolly,” terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim belum lama ini.

“Pesantren Jauharotul Hikmah namanya,” imbuhnya.

Pesantren ini mulanya mengontrak bangunan rumah sederhana bekas club malam, yang dipimpin oleh Dai Tangguh sekaligus tokoh masyarakat setempat Ustadz Nasih.

“Melihat antusias warga yang cukup tinggi maka akan dibangun sebuah pesantren yang dilengkapi masjid untuk Kegiatan ibadah sehari-hari warga,” jelas Muslim.

Saat ini proses pembangunan masih pada tahap pengerjaan dinding dan akan terus berlanjut sampai selesai.

“Mohon doa dan dukungannya semoga program ini berjalan dengan lancar dalam rangka mendukung warga Eks Lokalisasi Dolly Surabaya berhijrah,” tutup Muslim.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *