Dai Tangguh Ini Tak Kenal Lelah dalam Dakwah Meski Tak Lagi Muda

Ustadz Suparmana namanya. Walau pun tugas utamanya mencerahkan umat, beliau tak segan turun sebagai relawan kala Palu dan sekitarnya dihantam gempa bumi dan tsunami.

“Bagi saya beliau sosok dai yang penuh inspirasi, mulai dari kelembutan akhlak, semangat ibadah, bahkan melihat senyum beliau, bangkit rasanya jiwa ini untuk tak lelah berjuang,” kisah Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Sulawesi Selatan belum lama ini.

“Sebenarnya, saya berjumpa beliau tidak lama, ya, hanya sepekan. Namun, masha Allah walau sebentar dan bercakap hanya selintas, saya mendapati semangat dan keteladanan tentang bagaimana bermanfaat luas bagi umat,” imbuh Syam.

Setiap hari, Ustadz Suparmana berdakwah dengan naik motor dari Kelurahan Tondo di Kota Palu menuju Desa Sibalaya di Kabupaten Sigi, untuk rutin mengisi kultum lepas sholat Maghrib.

“Itu beliau lakukan setiap hari,” tegas Syam.

Sekalipun usia tak lagi muda, Syam menyaksikan bahwa dai tangguh ini tidak pernah kehilangan antusias dalam ibadah.

“Tak pernah sekalipun saya mendahuluinya bangkit dari tidur setiap malamnya. Mendahuluinya tiba di masjid. Bahkan sujud, rukuk, dan duduk lebih lama di masjid pun tak pernah. Padahal beliau sepuh,” ujar Syam dengan mata berkaca-kaca.

Ustadz Suparmana adlaah satu profil dai tangguh BMH yang terus menebar manfaat di daerah pedalaman. Ada banyak dai tangguh lainnya, yang selalu berhadapan dengan tantangan dakwah namun mereka tetap tegar dan istiqomah. Bersama BMH mari kuatkan kiprah dakwah para dai tangguh ini.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *