Dai Tangguh BMH Dakwah di Markas Brimob

Dakwah para dai tangguh tak selamanya menembus hutan, menyeberang sungai dan bertemu dengan masyarakat terpencil. Sekali dalam sebulan, dai tangguh BMH di Bengkulu mesti siap mengisi dakwah di Markas Brimob Bengkulu.

Hal itulah yang selama ini rutin dijalankan oleh dai tangguh BMH, Ustadz Subur Pramudya.

“Sejak dua tahun lalu, kami diterima dan selalu diminta mengisi dakwah di Masjid Nurul Huda Brimob Bengkulu yang beralamat di Jalan Halmahera, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu,” terang pira yang ramah dan humoris ini.

Subur mengaku dirinya tidak punya kelebihan apapun dalam dakwah.

“Tetapi memang ada yang menyammpaikan bahwa dakwah yang kami sampaikan ringan, tidak tegang, meski disadari muatannya sangat mendasar,” ucapnya.

Bahkan ada pengakuan lucu juga. “Selama dakwah di Brimob ini ada yang bilang kalau selesai dakwah para anggota brimob menjadi sayang dan lembut kepada istri,” tuturnya sembari tersenyum.

Tidak tahu mengapa seperti itu. “Ya itu biasa saja. Lah yang saya sampaikan ayat Allah, teladan Rasulullah. Jika diambil dan diamalkan jelas insya Allah kebaikan dan keberkahan hidup akan Allah berikan. Itu bukan karena saya yang dakwah, tapi karena dakwah itu sendiri. Awas jangan salah paham,” tuasnya sembari tertawa kecil.

Ustadz Subur Pramudya mengatakan bahwa dakwah harus menembus semua lapisan masyarakat. Terutama mereka yang jarang tersentuh ruhaninya karena tidak dai yang menyapa mereka.

Ustadz Subur Pramudya merupakan dai tangguh yang telah berpindah-pindah tugas dakwah. “Pernah di Bontang, Samarinda dan sekarang di Bengkulu,” pungkasnya.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *