Dahsyatnya Gempa Bumi 7 SR di NTB, Mari Begerak Peduli

Relawan BMH yang terdiri dari SAR Hidayatullah dan Pandu Hidayatullah menyisir korban gempa (6/8)

Malam itu saya sedang ke masjid guna sholat Isya’. Sekembali ke rumah, istri memberi tahu, bahwa sahabat saya, Abdul Kholiq memberi menelpon dan memberikan kabar, NTB diguncang gempa dahsyat.

Sekelebat saya meraih handphone dan menghubunginya. “Nak (demikian dia biasa memanggil saya), gempa besar telah terjadi, saya baru saja selesai penyaluran di Lombok Timur, ini menuju perjalanan pulang masih di Lombok Utara. Doanya, saya terpisah dari anak dan istri, tapi informasi mereka sudah di tempat yang aman,” ucapnya tergesa-gesa.

Shubuh, tak ada update dari lokasi. Kucoba panggil nomer teman-teman di lapangan, tak satu pun yang aktif.

Siang bakda Dzuhur waktu Jakarta, sahabat saya memberi kabar, “Kondisi sangat parah, nak. Semua rata. Doakan kami di sini. Saya juga belum sempat bertemu keluarga. Sekarang sedang persiapan menjemput relawan medis di bandara, sedangkan tim yang lain bergerak menyiapkan posko baru. Karena posko pertama di Dusun Ketapang tak mungkin dimanfaatkan mengingat akses jalan yang terputus,” urainya melalui aplikasi chatting.

Gempa bumi dengan kekuatan 7 SR telah mendatangkan duka mendalam bagi warga NTB.

Ada keharuan dan getaran hati kala melihat video mereka yang bertahan dalam sholat. Betapa mereka memiliki kemantapan keyakinan, tetap mendirikan sholat dalam kondisi gempa begitu terasa mengguncang. Sekalipun ada yang berhambur keluar.

Sementara itu, ada yang panik tak karuan, mereka yang berada di pusat keramaian. Yang tak lama kemudian beredar foto-foto hancurnya beragam kendaraan, terutama roda dua akibat reruntuhan dinding yang tak berdaya menahan gempa.

Amil BMH di Lobar, Romli saat melakukan proses pendataan korban gempa

Malam hingga pagi dan siang hari relawan BMH menyisir korban. Didapatilah korban luka hingga meninggal dunia. Tak ada tandu, tak ada fasilitas, bambu dan sarung pun dipadukan menjadi pandu darurat. Tak ada rotan, akar pun jadi, yang penting selamat saudara kita, terlayani dengan cepat.

Gempa bumi NTB adalah media bagi kita semua untuk sadar akan kuasa Ilahi. Dan, kita yang tak merasakannya tentu sudah seharusnya peduli dan membantu mereka, mulai dengan doa hingga harta dan tenaga.

Salurkan kepedulian dan bantuan Anda melalui BMH.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *