Celengan Beli HP Diserahkan untuk Rohingya

Apa bukti diri beriman kepada Allah? Apa yang telah dilakukan untuk Allah? Apa yang dikorbankan untuk menolong saudara seiman?

Pertanyaan-pertanyaan itu seperti bergemuruh luar biasa di dalam dada seorang anak yang masih TK.

Untuk membela saudaranya, sahabatnya di Rakhine State, anak itu rela uang celengannya diambil dan diserahkan untuk Rohingya.

Sosoknya benar-benar inspriatif, mengingat tidak banyak orang dewasa yang mampu mengambil tindakan nyata untuk saudara seiman di Rohingya.

“Tidak hanya para pemimpin negara, para politisi, pejabat, dari kalangan masyarakat turut juga memberikan dukungan moral dan bantuan kepada warga Muslim Rohingya, Myanmar, bahkan anak-anak Indonesia,” terang amil BMH di lapangan yang menerima donasi dari anak TK itu.

“Kami terenyuh sekaligus bahagia, ada seorang anak TK rela memberikan seluruh tabungan dalam celengannya untuk disumbangkan kepada warga Rohingya yang sedang membutuhkan,” imbuhnya.

Hal tersebut terjadi ketika Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bekerja sama dengan Sekolah Integral Luqman Hakim mengadakan kegiatan aksi solidaritas kemanusiaan untuk Rohingya di Pesantren Hidayatullah Surabaya.(Jumat,8/9/2017).

Shalahuddin Al-Adamy (6th) atau akrab dipanggil Adam anak TK tersebut. Ia tercatat sbagai salah satu siswa didik di TK B di Yaa Bunayya Pesantren Hidayatullah Surabaya.

Awalnya celengan tersebut ia akan gunakan untuk membeli HP baru, namun ketika ada penggalangan dana di sekolahnya, akhirnya Adam ingin agar celengannya itu diberikan kepada amil Laznas BMH untuk membantu Rohingya.

Di tempat terpisah, Ustadzah Masruroh selaku wali kelas Adam menjelaskan kalau selama ini di sekolah telah membiasakan para siswa untuk gemar membantu sesama.

Setiap hari Jumat di sekolah ada kegiatan infaq Jumat, bila sudah mencapai satu tahun sekolah akan mengadakan bakti sosial kepada warga yang miskin.

“Jadi mulai sedini mungkin sekolah sudah mengajarkan siswa didiknya jiwa sosial dan gemar menabung,” ucapnya.

Subhanalloh, adakah kita tidak malu dengan Adam yang sedemikian nyata membantu Rohingya?

Semoga kenyataan ini semakin mengasah dan mempertajam kepekaan, empati dan kepedulian kita terhadap pembantaian yang dialami oleh Muslim Rohingya.*/Mustofa

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *