Patungan Sumur Bor Agar Santri Bisa Wudhu

Hujan adalah anugerah bagi para santri di Pesantren Tahfizh Istiqomah Banyuwangi. Artinya, mereka tidak perlu jauh-jauh pergi ke sungai.

 

Saad bin Ubadah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air.” (Shahih Abu Daud). 

 

 

Sejak tahun 1992, Pesantren Tahfizh Istiqomah Banyuwangi didirikan. Kini, ada puluhan calon hafidz Qur’an dan ustadz di masa depan yang tengah menimba ilmu di pondok pesantren. Sayangnya, selama 29 tahun para santri dan warga sekitar pondok tidak pernah mendapatkan air bersih. Mereka harus pergi ke sumber mata air yang jaraknya 7-8 km dari pondok.

 

Upaya keras telah dilakukan agar air bersih dapat mengalir ke pondok dengan cara menyambung pipa jarak jauh. Namun, sering kali sambungan pipa putus dan debit air yang semakin hari mengecil.

 

 

Pipa belum menjadi solusi yang tepat. Setiap harinya, para santri harus berjalan sejauh 2 km untuk mengambil air bersih di sungai terdekat. Belum lagi mereka harus melewati tebing yang curam, ilalang tinggi dan tanah licin rawan para santri bisa terpeleset.

 

Sehari, para santri harus membawa 15 ember. Delapan ember di pagi hari, dan sorenya sebanyak 7 ember. Biarlah air itu sedikit keruh karena untuk mendapatkan air bersih, mereka harus membeli dengan harga yang terbilang besar.

 

 

Para santri berharap, kedepannya bisa terpenuhi kebutuhan air bersih untuk kegiatan sehari-hari. Begitu pula pengurus pondok yang ingin membuat sumur bor..lagi-lagi, itu hanyalah impian di atas kertas bagi Pesantren Tahfizh Istiqomah Banyuwangi.

 

 

#OrangBaik, mari bersama-sama bersedekah bangun sumur di Pesantren ini, karena sesuai anjuran Rasulullah SAW agar kita memberikan air kepada orang-orang yang memerlukan. Insya Allah, amal yang kita terima tidak terputus.  #OrangBaik bisa mulai bersedekah dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran Transfer Bank BCA, BNI, Mandiri, Mandiri Syariah, BRI Syariah atau Mitrans (GO-PAY, Virtual Account Pertama Bank, BCA, Mandiri dll)

 

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.

    Belum ada update

Belum ada donatur