Buktikan Cinta Ibu, BMH Gelar Sekolah Ibu Hebat

Namanya Hamidah. Wanita yang lahir 40 tahun silam ini sudah berjualan susu kacang kedelai sejak tahun 2006. Saat itu, suaminya sakit keras dan tidak bisa lagi bekerja sebagai sopir bus.

Melihat kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat, ibu dari tiga anak ini ingin membantu. Tapi apa? Dengan pendidikan tak sampai lulus SMP, ia merasa tidak memiliki keahlian apapun. Namun ia menyadari, tanpa melakukan apapun, tak akan ada uang untuk sekolah anak-anaknya. Akhirnya ia memberanikan diri untuk berjualan.

“Cuma saya bingung. Mau jualan apa. Akhirnya ketemu tukang sayur. Saya lihat ada kacang kedelai. Karena saya nggak punya uang, saya ngutang kacang kedelai setengah kilo,” kenang wanita yang pernah menjadi kondektur ini.

Dengan bermodalkan kacang kedelai, ia pun mulai berjualan susu kedelai keliling kampung.

Tahun 2014, suami tercinta berpulang ke Rahmatullah. Tanggungjawabnya pun semakin besar untuk terus berjuang menafkahi ketiga anaknya.

Hamidah, hanya salah satu contoh ibu yang harus berjuang menjadi tulang punggung keluarga. Tanpa keahlian yang mumpuni, mereka harus bisa melakukan sesuatu agar anak-anak tetap bisa sekolah dan makan yang cukup.

Kondisi inilah yang melatarbelakangi Baitul Maal Hidayatullah (BMH) untuk menguatkan program pemberdayaan ibu dengan nama “Sekolah Ibu Hebat”. Melalui program ini, BMH akan memberikan program pelatihan keterampilan untuk janda dan ibu dhuafa.

Tahun ini, BMH sudah melakukan beberapa pelatihan seperti pembuatan abon dan stik tulang ikan di Pakowa Bunta, Sulawesi Tengah, kue onde-onde dan peyek di Semarang, dan pelatihan menjahit di Jawa Timur. Program-program tersebut sudah menyasar sekitar 360 janda dan ibu dhuafa.

Rencananya, program-program sejenis akan dilakukan di beberapa daerah di Indonesia agar makin banyak ibu tulang punggung keluarga yang mandiri dan makin sejahtera. Sekolah Ibu Hebat yang terdekat akan digelar pada 27 Desember 2017.

Jangan biarkan mereka berjuang sendiri.

Bantuan Anda sangat berarti bagi mereka, ibu-ibu hebat. Selamat Hari Ibu, bakti kita pada Ibu wujudkan juga dengan meringankan beban Ibunda (Ibu tulang punggung keluarga) lainnya. Semoga Allah SWT melapangkan setiap urusan kita dan keluarga.

Kebanggaan kita pada kaum ibu, hendaknya tak berhenti sebatas ibu secara biologis, tapi mari bantu berdayakan kaum ibu di sekitar kita, karena dari mereka, peradaban mulia di negeri ini akan tegak kembali. “Wanita adalah tiang negara,” demikian pesan hikmah dari Nabi akhir zaman, Muhammad SAW.

Dalam rangka itu BMH dengan bangga mempersembahkan Sekolah Ibu Hebat Bekasi yang berisi tentang “Pelatihan Membuat Kue dari Ubi” dengan nara sumber Neni Sukmayani yang merupakan Pendiri Komunitas Bakul Kue Rumahan Indonesia.

Kemudian, “Motivasi Kewirausahaan” yang akan diisi oleh Abdul Rahman Hantiar, yang merupakan Founder Tangan Di Atas (TDA).

“Insya Allah acara akan dilaksanakan di Islamic Center Bekasi, Ruang Multazam pada Rabu, 27 Desember 2017 pada pukul 09.00 hingga selesai,” ucap Direktur Operasional BMH Megapolitan, Rama Wijaya.

“Sekolah Ibu Hebat merupakan program pelatihan dari BMH untu janda dan ibu dhuafa agar produktif berkarya dan mandiri,” pungkasnya.*/Raim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *