Bersama YBM-PLN Gelar Khitan Berkah dan Launching Ambulan

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kaltim kembali menggelar khitan berkah pada akhir tahun 2019. Agenda tahunan ini dipusatkan di Klinik Asrama Haji Embarkasi Balikpapan (24/12).

Khusus Kalimantan Timur program ini berlangsung sejak 15 Desember 2019 yang diawali di Melak dan akan ditutup pada 28 Desember 2019 di Samarinda.

“Pada tahun ini program dilaksanakan dengan kerjasama BMH dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Kaltimtara. Secara keseluruhan waktu dan pelaksanaan berbeda, untuk Balikpapan dilaksanakan pada saat momen cuti bersama,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Kaltim, Muhammad Rofiq.

Perwakilan PLN Kaltimtara, Dudi Arif Hadiyanto mengatakan kerjasama ini harus terus ditingkatkan.

“Kerjasama antara YBM PLN Kaltimtara dengan BMH diharapkan dapat semakin ditingkatkan lagi. Karena selama ini kerjasama kami hanya sebatas di program tertentu, seperti sebelumnya dana pendidikan untuk membantu anak-anak kurang mampu, serta dana untuk dakwah. Kedepan kita harapkan menjadi program rutin, karena kami tahu program yang dijalankan BMH benar-benar tepat sasaran karena langsung menyasar daerah pedalaman seperti yang dilakukan untuk khitan berkah ini,” katanya.

Momentum khitan berkah ini terasa kian hangat berkat kehadiran istri Walikota Balikpapan Arita Rizal Effendi, General Manager BMH Kaltim Mochammad Mundzir, perwakilan PLN Kaltimtara Dudi Arif Hadiyanto, perwakilan Kemenag Balikpapan Fajar Mukhsoni, penanggungjawab area Asrama Haji Muhammad Siri.

Sementara itu Arita Rizal Effendi sangat mengapresiasi program yang dijalankan BMH dan YBM PLN Kaltimtara.

“Ini merupakan salah satu ajaran agama yang wajib dilaksanakan oleh setiap anak laki-laki. Mudah-mudahan anak-anak kita ini dapat tumbuh menjadi anak-anak yang sehat secara jasmani dan rohani. Dan, saya sangat berterima kasih kepada BMH karena sangat banyak program yang sudah dijalankan, bukan hanya untuk jasmani masyarakat tetapi juga rohani melalaui syiar agama,” ujar Arita.

Pada 2019 BMH Kaltim mengkhitan sebanyak 500 anak yatim dhuafa dan mualaf yang tersebar di tujuh lokasi di Kaltim.

“Pada tahun ini dilaksanakan di tujuh tempat, yaitu Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, Berau, Kutai Timur, dan Melak,” rinci Rofiq.

“Dan untuk di Balikpapan sendiri tahun ini ada sebanyak 80 anak yang di khitan. Tidak terlalu banyak, karena kami tahu sudah banyak yang melakukan hal serupa di sini, maka kami lebih prioritaskan di daerah pedalaman dan pinggiran yang belum terjangkau bantuan,” imbuhnya.

Pada setiap pelaksanaan khitan berkah seluruh peserta mendapatkan bingkisan berupa paket sekolah, sarung, peci, baju serta dana santunan sebagai apresiasi atas keberanian anak-anak menjalankan fitrah berkhitan.

Sisi yang sangat terasa berbeda adalah dilaunchingnya dua unit ambulan yang akan beroperasi di Balikpapan dan Samarinda.

“Ini menjadi kebahagiaan keluarga besar BMH karena pada momentum khitan berkah juga dilaunching dua unit ambulan. Harapannya keberadaan BMH kian dirasakan masyarakat luas, termasuk nantinya bisa hadir di Paser, Tenggarong, Berau dan beberapa daerah lainnya,” ujar Rofiq.

Dalam pelaksanaan khitan berkah di Balikpapan BMH juga bekerjasama dengan Klinik Syariah Cahaya Syifa dengan menurunkan 10 tenaga medis guna sukses dan lancarnya program khitan berkah tersebut.

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *