Bersama Pos Dai, Qurban Masuk Desa Siap Bahagiakan Suku Wana

Tim relawan Pos Dai dan BMH bersama sebagian warga Suku Wana Desember 2016 di tepi Sungai Bongka

Demi tersampaikannya amanah para pequrban (Mudhohhi) yang telah mempercayakan qurbannya kepada BMH, bersama Pos Dai, tim telah berangkat menuju domisili Suku Wana yang berada tidak jauh dari Desa Fatumorando, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sulteng,  (28/8).

“Kami sudah berangkat semalam dari Jakarta, dan sekarang sedang transit di Bandara Sultan Hasanuddin untuk melanjutkan perjalanan ke Luwuk selanjutnya menuju lokasi di Fatumorando,” ucap Kepala Tim BMH-Posdai, Asnawir.

Perjalanan sendiri tidak  mudah. “Panjang rutenya, dan semua dapat. Udara, darat dan air. Karena nanti ada fase dimana kita akan menyeberang dengan kapal,” imbuhnya.

Suku Wana merupakan suku tertua di Sulawesi Tengah. Mereka tersebar di pegunungan Tokala, yang berada di wilayah Kabupaten Morowali Utara.

Kabupaten Morowali Utara sendiri adalah pemekaran dari Kabupaten Morowali. Sementara itu, Kabupaten Morowali merupakan pemekaran dari kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Keputusan untuk menyalurkan qurban ke Suku Wana tidak lain karena eksistensi dan kiprah dai tangguh di sana yang sudah cukup dekat dengan masyarakat suku, termasuk Pos Dai.

“Dengan penyaluran Qurban Masuk Desa ke suku wana, semoga dapat menguatkan kiprah Dai Tangguh BMH bersama Pos Dai di Morowali, terutama dalam hal pembinaan secara menyeluruh mulai dari spiritual hingga kemandirian,” terang Kepala Humas BMH, Imam Nawawi.

Sampai berita ini diturunkan, tim masih dalam perjalanan dan diperkirakan tiba di lokasi pada Rabu (30/8).

“Belum tahu, siang apa sore nanti tiba di sana, mohon doanya semoga Allah mudahkan, lancarkan dan barokah, perjalanan menunaikan amanah kaum Muslimin ini,” tutup Asnawir.

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *