Bersama MTT Gelar Khitanan Massal

Melaksanakan khitan secara pribadi tentu bukan barang murah untuk kalangan keluarga prasejahtera, sebab harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit.

Sebagaimana diungkap oleh Nardawati, ia membawa Rahim anak lelakinya yang saat ini duduk di kelas 3 Sekolah Dasar untuk khitan massal.

“Selain biaya, kalau ada khitan massal anak-anak jadi tidak takut, banyak temannya. Kami dari orang tua sangat berterimakasih atas kegiatan ini,” ujarnya.

Khitatan gratis yang diselenggarakan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Sulawesi Selatan, dan Majelis taklim telkomsel, yang melibatkan Ikatan Dokter Indonesia serta Persatuan Perawat Nasional indonesia diikuti oleh 36 anak di wilayah Pare-Pare (Senin,24/12).

Kegiatan yang berlangsung di RSUD Andi Makassau Pare-Pare dilakukan oleh 12 orang tenaga medis.

dr. H. Budiman Siri, Sp.B, mengatakan, “Khitan sangat berpengaruh pada kesehatan reproduksi pria, jadi berkhitan sama saja menyempurnakan fitrah seorang pria,” ujar Ahli bedah lulusan Unhas itu di area khitanan.

Sementara itu Rudi, selaku perwakilan MTT Regional Sulawesi mengatakan, “Kedepannya, bisa lebih banyak lagi program yang bisa kita sinergikan dengan Laznas BMH dan IDI baik itu di bidang kesehatan, sosial, pendidikan dan sebagainya.”

Ia menambahkan khitanan massal dengan tema “Berbagi bahagia, sempurnakan fitrah” tersebut merupakan waktu yang tepat untuk mengisi liburan tengah semester.*/Bas

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *