Bersama Klinik Mitra Husada Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa

Di antara anjuran Nabi Muhammad kepada umat Islam adalah memuliakan anak yatim. Oleh karena itu banyak keutamaan yang akan didapatkan oleh setiap Muslim yang menyayangi anak yatim. Satu di antaranya adalah kelak tinggal berdekatan dengan Nabi Muhammad SAW.

“Mewujudkan keinginan umat peduli, sayang dan cinta anak yatim dan dhuafa, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta terus memberikan perhatian kepada mereka. Kali ini bersama Klinik Mitra Husada Yogyakarta menggelar acara Kajian Sambut Ramadhan dan Santunan anak Yatim-Dhuafa,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Yogyakarta, Syai’in Qodir (8/3).

Acara dilaksanakan di halaman Klinik Mitra Husada itu menghadirkan 400 lebih anak yatim dan dhuafa dari berbagai panti asuhan yang tesebar di wilayah Yogyakarta.

Selain santunan, di lokasi yang sama juga digelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung dan masyarakat sekitar Klinik.

“Di saat bersamaan, bersama Klinik Mitra Husada juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kemudian juga memberikan bantuan kepada masjid-masjid di sekitar lokasi,” imbuhnya.

Guna menghibur anak-anak yatim dan dhuafa mereka juga diberikan pertunjukan sulap dan pesan-pesan edukasi melalui dongeng yang disampaikan oleh Agus Santoso atau yang akrab dengan panggilan Kak Jack Sparraw.

Para pengunjung sangat antusias dengan dihadirkannya Kak Jack dan disambut meriah oleh anak-anak yatim dan dhuafa.

Sementara itu ketua panitia sekaligus pemilik Klinik Mitra Husada dr. H. Tejo Katon, S.Si., MBA, MM mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas terslenggaranya acara tahunan tersebut.

“Alhamdulillah acara ini dilaksanakan setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Kami sangat bersyukur, semoga di tahun depan acaranya bisa lebih baik dan lebih banyak penerima manfaatnya,” tuturnya.

Dokter yang aktif diberbagai kegiatan sosial kemasyarakatan tersebut berharap dengan adanya acara tersebut ada banyak manfaat yang didapat.

“Semoga dengan adanya kajian Sambut Ramadhan dan Santunan anak yatim-dhuafa, dapat menambah keimanan, meningkatkan prestasi ibadah dan keceriaan di bulan Ramadhan, serta meraih ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala di bulan yang pernuh berkah nanti,” tutupnya.*/Ismoyo

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *