Bersama GNB Salurkan Paket Sembako untuk Disabilitas

Salman (44 tahun), sehari–hari bekerja sebagai tukang urut keliling. Tidak mudah baginya menjalankan profesinya karena dia ditakdirkan tidak dapat melihat sejak lahir atau tunanetra.

Dalam menjalankan pekerjaan mendatangi pelanggannya, ia harus dibantu oleh orang lain. “Bersyukur karena ada ojek yang membantu mengantar kemana saya dibutuhkan,” kata Salman lirih.

Dari hasil kerjanya tersebut, untuk menghidupi anak dan istri, membayar kontrakan rumah dan membayar ojek yang mengantarnya kemana-mana.

Namun dalam kondisi mewabahnya virus Covid-19, kini dirinya tidak lagi dapat bekerja seperti biasanya, tentu dampaknya ia kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya dan teman-teman sesama tunanetra sejak ada virus corona tidak bisa bebas bekerja seperti biasa, takut keluar rumah karena saya gak tau dengan siapa saja saya bertemu orang di luar sana. Jualan telur di rumah juga sepi,” ceritanya.

Salman adalah satu dari sekian banyak warga di Balikpapan yang terdampak wabah Covid-19. Salman lebih berat situasinya, karena selama wabah ia tidak dapat menjalankan pekerjaannya.

Menyikapi kondisi tersebut, BMH Kaltim kembali menyalurkan 100 paket sembako kepada warga penyandang disabilitas di Balikpapan, khususnya yang tunanetra (10/4).

“BMH telah menyalurkan ratusan paker sembako, kali ini kami bekerjasama dengan komunitas GNB (Gerakan Nikmatnya Berbagi) Balikpapan memberikan kepada penyandang disabilitas karena mereka kehilangan penghasilan selama wabah ini berlangsung,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Kaltim. Rofiq.

Bantuan langsung diserahkan kepada penerima manfaat di Sekretariat Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Komplek Perum. Sosial di Balikpapan Selatan.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *