Berikan Bantuan Makanan untuk Warga yang Mulai Kembali ke Desa

Musibah banjir besar yang melanda Konawe Utara perlahan mulai surut. Setelah sepekan lebih, akhirnya warga mulai berani ke desa mereka, melihat kondisi rumah dan sekelilingnya.

“Warga sudah mulai turun ke desa, mereka melihat kondisi rumah masing-masing, bersyukur yang masih ada dan bisa diperbaiki. Namun mereka mendapati kondisi rumah mereka sudah tidak ada lagi yang bisa digunakan,” terang Koordinator Relawan BMH-SAR Hidayatullah dan Pos Dai di Desa Puuwanggudu, Murdianto (16/6).

Seorang warga Bu Wita menyampaikan bahwa tidak ada yang bisa digunakan lagi perabotan yang ada di dalam rumah.

“Semua lumpur, tidak ada sudah tempat tidur, alat-alat masak, pakaian juga,” ucapnya.

Koordinator relawan dari SAR Hidayatullah Murdianto menemani anak warga korban banjir di Desa Puuwanggudu menikmati makanan

Meski demikian warga sudah mulai senang dan bersegera membersihkan materil bawaan banjir dari rumah-rumah dan sekelilingnya.

Sementara itu, tim distribusi dari Laznas BMH tetap mengirimkan bantuan makanan kepada warga yang mulai beraktifitas tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini BMH dan SAR Hidayatullah serta Pos Dai membagikan langsung ke warga yang masih sementara membersihkan dan membenahi rumah-rumah mereka yang porak poranda dan masih tergenang air di Desa Puuwanggudu dan Desa Wanggudu Raya Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara,” jelas dai tangguh BMH, Ustadz Sulaiman Muadz.

“Fokus bantuan sementara berupa makanan siap santap beserta air mineral,” imbuhnya.

dai tangguh BMH di Konawe Utara, Ustadz Sulaiman Muadz senantiasa setia mengirimkan bantuan untuk para korban banjir

Bantuan makanan siap santap ini menyenangkan warga karena mereka sempat berpikir nanti di pengungsian dapat makan setelah bersih-bersih.

“Ternyata ada makanan dari Allah ini lewat BMH dan teman-teman SAR Hidayatullah,” ungkap seorang warga.

“Terimakasih BMH,” teriak anak-anak warga yang juga mendapatkan bantuan makanan dan sedang asyik menikmati kondisi yang ada.

Warga Desa Puuwanggudu berharap kiranya bantuan untuk proses pembenahan dan pembersihan di lingkungan mereka dapat segera dilakukan, sehingga mereka dapat kembali beraktifitas sebagaimana bisasa.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *