Beras untuk Santri Penghafal Qur’an

Support Laznas BMH bagi para santri penghafal Al-Qur’an tidak semata berupa beasiswa dan bantuan alat pendidikan, tetapi juga kebutuhan konsumsi. Program ini berjalan dengan sangat baik hampir di setiap gerai BMH di seluruh Indonesia.

Seperti yang selama ini dilakukan oleh BMH di Pesantren Hidayatullah Towuti (Desa Asuli) Sulawesi Selatan.

“Ini merupakan program yang dimaksudkan untuk memperlancar proses belajar para santri. Karena bagaimanapun kebutuhan pokok adalah hal yang sangat penting,” terang Kepala BMH Gerai Luwuk, Muhammad Rizki.

Rizki menambahkan bahwa program ini dapat terus berlangsung tidak lain karena kepedulian para muzakki dan donatur.

“Alhamdulillah, para santri penghafal Al Qur’an telah merasakan kenikmatan beras terbaik dari para Bapak/ Ibu donatur. Dengan donasi rutin beras yang bapak ibu berikan tiap bulannya bisa menjadi sumber tenaga bagi santri agar terus menghafal Al-Qur’an,” imbuhnya.

Program ini telah menjadikan pesantren lebih mudah di dalam operasionalnya.

“Terimakasih kepada BMH atas program ini, sehingga sekarang pesantren tidak pernah lagi meminjam beras di pedagang beras,” kata Ketua Pesantren Hidayatullah Towuti, Ustadz Najamuddin.

“Insya Allah, doa terbaik dari para santri tidak pernah terputus untuk kebaikan bapak dan ibu donatur, semoga ini menjadi amal jariyah yang tidak akan terputus, karena setiap apa yang mereka hafalkan pahalanya sampai untuk kita semua,” pungkas Ustadz Najamuddin*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *