Beasiswa untuk Anak TKI di Perbatasan NKRI

Tenaga Kerja Indoesia (TKI) memang telah dikenal sebagai pahlawan devisa. Meski demikian tak berarti semua dalam kondisi yang memuaskan. Berbagai persoalan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri khususnya di Malaysia selalu saja menyita perhatian dan dalam penanggulangannya perlu dukungan banyak pihak dengan upaya yang berkesinambungan.

Di antara problem krusial yang dihadapi oleh  para TKI adalah pendidikan putra-putri mereka. Dimana biaya pendidikan di luar negeri seringkali belum terjangkau dengan hasil kerja yang mereka dapatkan, sehingga sekolah di dalam negeri, mau tidak mau menjadi pilihan yang harus diambil.

Untuk itu, Laznas BMH yang telah eksis di perbatasan, seperti di Kalimantan Utara, turut hadir memberikan perhatian atas masalah ini. Bekerja sama dengan Dewan Pengurus Hidayatullah Kalimantan Utara, Laznas BMH Perwakilan Kaltara menggelar program Beasiswa Anak TKI.

“Mereka yang masuk dalam program ini sebelumnya melalui tahapan seleksi. Mereka tidak hanya diberi beasiswa, tetapi juga seluruh kebutuhan berasrama dipenuhi, dengan sendirinya mereka dapat menempuh sekolah dengan nyaman,” terang Kepala BMH Perwakilan Kalimantan Utara, Lukman Abdul Mutholib.

“Saat ini ada 7 orang yang masuk program tersebut, semuanya putra dan sekolah dijenjang SMP dan SMA di Sekolah Integral Hidayatullah Bulungan. Mereka mendapat beasiswa 29.400.000 dari BMH Perwakilan Kaltara dengan masa pemberian beasiswa salama 1 tahun. Ditambahkan bahwa semua anak – anak yang mendapat beasiswa tersebut terlahir Tawau dan Sabah Malaysia dari pasangan orang tua sebagai peladang Sawit,” imbuhnya.

Abduk Ghofar, selaku pengurus Yayasan Hidayatullah Bulungan Bidang Pendidikan menuturkan bahwa program ini sangat baik sebagai wujud nasionalisme sekaligus mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Alhamdulillah, beasiswa ini sangat membantu pengurus yayasan untuk terus memberikan fasilitas yang memadai kepada anak anak di pondok ini, terutama anak-anak TKI yang mana mereka memiliki hak yang sama dalam hal pendidikan, menjadi pribadi yang maju dan cerdas,” ucapnya.

“Semoga amanah dari donatur dan muzakki BMH ini dapat melahirkan generasi gemilang dimasa datang, juga tentunya bagi donatur mendapat keberkahan dari Allah SWT, termasuk para amil dan keluarga besar BMH di Indonesia,” pungkasnya.*/Lukim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *