Bapak Abdullah Berjuang Mencari Nafkah dengan Menjadi Badut Keliling

Usia memang sudah 65 tahun. Namun kegigihannya dalam berjuang mendapatkan nafkah yang halal seakan tak pernah padam. Itulah yang dilakukan setiap hari oleh Bapak Abdullah.

“Sebagai orang biasa, yang tak punya keahlian, saya harus tetap mendapatkan rezeki halal. Saya pun memilih bekerja dengan menjadi penghibur orang dengan menjadi badut keliling kampung,” tuturnya kepada Amil BMH Jakarta, Fajar belum lama ini.

Apakah pekerjaan ini tidak memiliki resiko? Ternyata ada resikonya.

“Biasa, setiap kali saya melakukan upaya itu, ada orang yang kadang tidak suka, sehingga sering saya diusir. Mungkin karena kedatangan saya mengganggu bagi mereka,” imbuhnya dengan mata berlinang namun wajah tetap tegar.

Bapak Abdullah tinggal seorang diri dengan pekerjaannya hingga saat ini.

“Saya bersyukur, melakukan ini semua bisa bertahan untuk hidup dan biaya kontrakan,” ungkapnya.

Menyaksikan itu, BMH pun memberikan bantuan untuk Bapak Abdullah.

Menerima bantuan dari BMH tersebut, Bapak Abdullah sumringah.

“Terima kasih, ya, Nak. Bapak ucapkan, Alhamdulillah dapet rezeki siang ini. Semoga berkah dan sehat terus,” tutup Bapak Abdullah.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *