Bantuan Ketahanan Pangan untuk Guru Ngaji dan Dai Terdampak Covid-19

Wabah Covid-19 secara langsung sangat dirasakan oleh masyarakat dan dai, guru ngaji yang berada di wilayah Jabodebek.

“Merespon hal tersebut, pada hari ini (9/4) BMH mengunjungi satu persatu dai dan guru ngaji di Jabodebek untuk memberikan bantuan ketahanan pangan berupa paket sembako bagi mereka yang telah mencerahkan umat,” terang Direktur Program dan Pemberdayaan BMH Pusat, Zainal Abidin.

Dalam penyaluran kali ini ada 28 Rumah Quran yang menerima bantuan ketahanan pangan.

Di antaranya Rumah Quran Nurullah di Jalan Swadaya Pejaten Barat, Pasar Minggu, dan Rumah Quran Jailul Ulum yang berada di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara.

Bantuan ketahanan pangan ini disambut penuh syukur oleh para dai dan guru ngaji.

“Kami sampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada BMH. Syukur Alhamdulillah di tengah wabah semangat sedekah, berbagi dan saling membahagiakan kian menguat. Semoga kebaikan dan keselamatan bagi seluruh donatur BMH,” ungkap Ustadz Maghfur selaku Koordinator Rumah Quran se-Jabodebek.

Wabah Covid-19 sangat berpengaruh terhadap kestabilan RQ selama ini.

“Wabah sekarang ini sangat berpengaruh, di temapa saya mengajar ini RQ harus libur. Akibatnya kami para guru ngaji tidak banyak beraktivitas yang berdampak pada operasional RQ. Alhamdulillah masih ada kebaikan hati kaum muslimin melalui BMH, semoga kebaikan ini Allah balas dengan kebaikan dunia akhirat,” kata Ustadz Zainuddin di Pejaten Barat, Pasar Minggu.

Masyarakat di Jabodebek diliputi rasa cemas karena sejauh ini belum ada indikasi atau pun pemberitaan kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir.

“Sebenarnya masyarakat was-was, termasuk kami yang sehari-hari mengajar ngaji. Tetapi insya Allah ini pasti berlalu, mari perbanyak doa,” sambung Ustadz Slamet Basuki.*/Fahmi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *