Bantu Lansia di Pangkep Sulsel

Gubuk berdinding bambu dekat sekolah dasar di Tabo-Tabo Selatan itu dihuni oleh sepasang suami istri yang telah usia senja. Daeng Dilu yang kini berusia 75 tahun sudah sangat renta, dua tahun ini ia tak turun gubuk pangung, sedang istrinya Deman (73) sesekali masih bisa turun kepelataran memetik daun singkong.

Warga Tabo-Tabo Selatan RT 03/ RW02 Kelurahan Tabo-Tabo Kec. Bungoro Kebupaten Pangkajene dan Kepulauan itu sehari-hari banyak di tolong warga sekitar terutama kebutuhan pokoknya. Beberapa tetangga menceritakan sebelum menikah dengan Dilu, dari suami pertama Deman dikaruniai 3 orang anak, namun mereka telah mandiri dan tinggal di luar kota, bahkan salah-satunya merantau ke negeri Jiran.

Banyak warga bersimpati pada keluarga tersebut, pemerintah juga telah mengalokasikan beras sejahtera (Rastra) untuknya.

Perhatian juga datang dari Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Hidayatullah Sulawesi Selatan (Laznas BMH Sulsel), dalam kesempatan kunjungan Laznas tersebut menyalurkan beberapa kebutuhan pokok dan tambahan berupa, Beras, Kecap, Saus, Mie instan, Telor, Mentega, Biskuit, Gula pasir, Teh, susu, dan roti tawar (15/04).

“Terimakasih, Nak. Semoga Karaeng Taalla menganti kebaikan Ta’, ” ujar Deman dari dalam gubuk pangung berukuran 2×3 M miliknya.

Dalam kesempatan yang sama Kadiv Program Laznas BMH, Rahmat Wijaya, SH mendoakan kesehatan bagi keduanya, “Semoga bantuan yang diberi dapat membantu keseharian kakek Dilu dan Nenek Deman, dan umur yang diberi menjadi berkah serta diisi dengan ibadah,” ucap Rahmat Wijaya.*/Bas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *