Bantu Ketahanan Pangan Pesantren Melalui Pemberdayaan Rumah Hidroponik

Laznas BMH Perwakilan Yogyakarta terus gulirkan kebaikan melalui program pemberdayaan untuk pesantren.

Kali ini disampaikan dalam bentuk Rumah Hidroponik untuk Pesantren yang berada di Dusun Bakalan, Donoharjo, Ngaglik, Sleman (13/8).

“Melalui Rumah Hidroponik kita harapkan pesantren bisa berdaya dan mandiri, sehingga ke depan bisa lebih produktif di dalam kiprahnya. Terlebih program ini sangat menarik dari sisi model bisnis,” terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Yogyakarta, Syai’in Kodir .

Rumah Hidroponik cukup menjadi solusi untuk usaha di tengah pandemi, karena tidak membutuhkan mobilitas tinggi.

Program ini merupakan sinergi BMH bersama pemilik Rumah Hidroponik untuk Pesantren, yakni M. Afthoni dan istri.

“Berawal dari keberadaan tanah kosong, kami berfikir kira-kira apa yang dapat dimanfaatkan untuk orang lain dari lahan yang ada, terlebih untuk santri-santri yang tinggal di pesantren. Maka tercetuslah hidroponik ini,” ungkapnya.

Program ini penting dari banyak sisi, tidak saja ekonomi, tetapi juga gizi, sehingga santri dapat makan makanan bergizi dalam bentuk sayuran.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *