Bantu Biaya Operasi Melahirkan Keluarga Dhuafa

Kesulitan ekonomi jadikan sebagian dari saudara kita terhambat di dalam memenuhi kebutuhan urgen, di antaranya perihal biaya kelahiran. Seperti yang dialami oleh Arief Hidayat dan Hilada Halimatur Rahmah, pasutri yang tinggal di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, adalah salah satunya.

Arief merupakan sosok yang bekerja serabutan, membuat keluarganya sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga keluarga ini menunggak iuran BPJS mereka selama 2 tahun senilai Rp 12,5 juta.

Tunggakan ini membuat Hilada, sang istri, tidak bisa menikmati layanan operasi sesar guna melahirkan anak ketiga mereka.

Kisah pilu ini membuat BMH Kaltim melaksanakan penyaluran bantuan melalui program “Sahabat Peduli Layanan Kesehatan” kepada Arief.

Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Kaltim M. Rofiq menyebut, program ini merupakan bentuk kepedulian BMH kepada masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan berobat atau biaya rumah sakit.

“Jadi calon penerima kami saring dulu melalui serangkaian survei dan kelayakan berdasarkan beberapa indikator yang sudah kami tentukan. Akhirnya kami menilai, Bapak Arief dan Ibu Hilada layak dibantu,” bebernya belum lama ini.

Penyerahan bantuan sendiri dilaksanakan secara langsung dengan mendatangkan Arief ke kantor BMH Kaltim, di Kota Balikpapan.

“Alhamdulillah terima kasih banyak atas bantuan dari BMH Kaltim. Saya sangat bersyukur dan terbantu untuk biaya rumah sakit sesar istri saya. Syukron katsir. Semoga urusan kita dimudahkan oleh Allah SWT. Aamiin Allahumma Aamiin,” tutur Arief sumringah.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *