Bangun Sumur untuk Santri Tahfidz di Atas Bukit

Guna mendukung terwujudnya proses pendidikan yang baik dan berkesinambungan beragam sarana penting mendesak untuk diadakan, di antaranya adalah keberadaan sumber air bersih, yakni sumur.

Dalam rangka itu kini Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) tengah memulai pembangunan sumur santri yang berada di Pondok Pesantren Ummul Qurra Dusun Arra’ Desa Tompobulu, Kabupaten Maros.

Pesantren penghafal Alquran ini berada di atas bukit dimana setiap musim kemarau tiba, kekeringan dan kesulitan air bersih adalah hal yang lumrah terjadi.

“Sumber mata air yang mengecil saat kemarau berakibat pada kekurangan pasokan air dan membuat terganggunya proses belajar-mengajar santri, termasuk bersuci dan ibadah, untuk itu penting dan mendesak segera adanya sumber air,” jelas Ustadz Harun, selaku pimpinan pesantren.

BMH di lokasi telah melakukan berberapa langkah penting untuk memastikan upaya ini berjalan sukses.

“Di tempat ini, Laznas BMH akan melakukan beberapa tahapan, seperti memastikan sumber mata air debit besar, dan membangun kolam tampung dengan ukuran seluas 8 x 10 Meter. Selanjutnya air akan di sedot ke area bukit yang berjarak 300 meter, dari termpat inilah kemudiaan akan di distribusikan bagi warga dan santri,” terang Kepala Divisi Marketing dan Komunikasi BMH Perwakilan Sulawesi Selatan, M. Bashori (23/6).

“Saat ini masuk tahap satu, sehingga seluruh santri terlibat dalam kerja bakti membangun kolam,” imbuhnya.

Langkah selanjutnya semoga dapat berjalan dengan baik, sehingga dalam waktu yang tidak lama lagi sumber air bersih dapat ditemukan dan proses belajar-mengajar di pesantren ini dapat berjalan dengan baik.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *