Bahan Bantuan Mendesak untuk Korban Banjir Konawe Utara

“Banyak kendala di dalam membantu masyarakat korban banjir besar di Konawe Utara. Hal ini karena dampak yang ditimbulkan sangat kompleks, akses jalan, kemudian genangan yang masih terjadi, serta biaya ke Konawe Utara dari Kendari terbilang cukup besar, terlebih di titik-titik dimana mobil harus menyeberangi sungai dengan rakit,” demikian terang Korlap Relawan BMH-SAR Hidayatullah dan Pos Dai, Murdianto (15/6).

Sampai hari ini masyarakat masih terkonsentrasi di camp pengungsian.

“Situasinya berat, selain masih ada rasa takut, genangan juga, mereka sebagian besar juga tidak mungkin kembali, karena rumah tempat tinggal mereka telah diseret arus banjir,” imbuh Murdianto.

Oleh karena itu hal yang mendesak dibantu saat ini meliputi suplai kebutuhan dasar dapur umum meliputi beras, lauk pauk, minyak goreng, bumbu-bumbu. Kemudian genset, mesin steam, terpal, air mineral dan air bersih.

Selanjutnya untuk keperluang pengungsi terdapat kebutuhan mendesak lainnya, seperti pembalut wanita, susu bayi, pampers, selimut, terpal, sarung, ember, perlengkapan mandi, makanan siap saji dan snack untuk anak-anak.

“Itulah kebutuhan mendesak untuk saat ini. Karena semua masih relatif lumpuh,” tegas Murdianto.

Aktivitas relawan dapur umum dari Guru-Guru SMAN 1 Asera yang setiap hari all out membantu tugas relawan dan warga di pengungsian

Berdasarkan aktivitas relawan pada 14 Juni 2019 tercatat beberapa laporan berikut.

Pertama, ada pengungsian di Desa Alawangkudu Kecamatan Asera Konawe Utara dengan total KK 68 jiwa dan total pengungsi 228 jiwa. Selebihnya menumpang pada keluarga.

Kedua, tim melakukan distribusi bantuan dan pembersihan masjid.

“Alhamdulillah, relawan kemarin berhasil mengirimkaan makanan siap Saji ke Desa Longeo Kecamatan Assera. Kemudian mengantar makanan siap saji ke Desa Alawangkudu Kecamatan Asera.

Dilanjutkan dengan mengantarkan logistik Ke Dapur Umum berupa beras 100 Kg, mie instan 3 dus.

Kemudian ada tim yang bertugas membersihkan Masjid Al Kubro Desa Laronanga Kecamatan Adowia,” papar Murdianto.

Demikian sekilas gambaran kondisi di Konawe Utara. Jadi, mari berbuat, kita bantu saudara kita yang tertimpa musibah ini. Semoga menjadi sebab kebaikan amal kita di hadapan Allah sekaligus dapat menguatkan persaudaraan dan kemanusiaan di antara seluruh elemen bangsa.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *