Bagikan Sembako untuk Mualaf Pedalaman Mahulu

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat perkotaan saja, tetapi juga mengganggu perekonomian warga di wilayah pedalaman, khususnya di Kaltim.

Hal ini didapat dari keluhan warga yang tinggal di wilayah terpencil Kabupaten Mahakam Ulu.

Da’i Tangguh BMH Kaltim yang bertugas di sana, Ustadz Taufiq mengatakan, dirinya kerap mendapat curhat dari warga terkait kondisi pandemi ini.

“Selama ini saja semua harga barang di sini sangat tinggi, karena distribusinya yang sulit. Seperti sembako, yang ada di sini didatangkan dari Samarinda dengan kapal kayu, dengan waktu tempuh 2 hari 2 malam. Apalagi dengan adanya pembatasan-pembatasan, ini turut berpengaruh pada melonjaknya harga bahan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Sekalipun jauh dari keeramaian, penduduk sangat hati-hati, mereka juga khawatir keluar rumah. Bahkan aktivitas dakwah dan mengajar di sana terpaksa dihentikan.

Dirinya menambahkan, melambungnya harga bahan pokok di Mahakam Ulu semakin memberatkan warga karena penghasilan masyarakat di sana juga terganggu.

“Ada yang terkena pemutusan hubungan kerja, juga sebagian dari masyarakat yang berpenghasilan harian, sulit mencapai pendapatan yang seperti kondisi normal. Jadi, banyak warga di sini yang sangat membutuhkan bantuan,” tuturnya.

Mendengar kisah dari Ustadz Taufiq tersebut, BMH Kaltim berinisiatif memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan sembako untuk masyarakat di Mahakam Ulu.

Penyaluran dilakukan menjelang akhir Ramadhan, dan menyasar masyarakat terdampak Covid-19 di Desa Long Melaham, Kecamatan Long Bagun.

Kepala Divisi Program BMH Kaltim, Muh. Rofiq menjelaskan, dalam penyaluran bantuan paket sembako tersebut, pihaknya juga menyasar para mualaf binaan dai tangguh BMH di Desa Long Melaham.

“Alhamdulillah BMH memberikan 300 paket sembako, yang penyalurannya dilakukan secara bertahap,” kata Rofiq.

“Kemarin kami telah mendistribusikan 100 paket ke Mahulu. Kami berharap, amanah para donatur ini bisa dapat membantu warga binaan di sana dan dapat sedikit meringankan saudara-saudara kami para muallaf,” rincinya.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *