Bagikan Kopi Hingga Dirikan Foodbank

Hujan yang terus menguyur wilayah Sulawesi Selatan dalam beberapa hari ini setidaknya telah merenggut 26 nyawa, 100 orang dinyatakan hilang, ribuan orang menjadi pengungsi. Selain itu, kerugian material yang dialami juga tidak sedikit.

Namun, larut dalam suasana tentu bukan langkah bijak. Menyiasati situasi tersebut, Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Sulawesi Selatan membagikan kopi kepada para pengungsi.

“Menghadirkan sebuah pendekatan untuk menghangatkan suasana malam para pengungsi, kopi hangat ini sebagai simbol bahwa kita harus tetap sabar dan tegar. Insya Allah dengan kebersamaan, kita bisa bangkit kembali,” terang Kepala BMH Perwakilan Sulawesi Selatan, Kadir.

Selain berbagi kopi hangat, Laznas BMH juga telah mendistribusikan bahan makanan pokok, kebutuhan bayi dan wanita, serta melakukan evakuasi korban.

“Posko yang berada di Blok AE BTP itu dipenuhi warga untuk menikmati malam sambil tetap berjaga,” imbuh Kadir.

Sementara itu, koordinator lapangan kebencanaan, Syamsuddin menambahkan bahwa selain menyalurkan bantuan logistik, BMH bersama SAR-Hidayatullah juga melakukan operasi penyelamatan korban.

“Alhamdulillah tim bergerak di tiga titik, meliputi Kabupaten Maros, Kota Makassar dan Kabupaten Gowa,” tuturnya.

Pada hari ini (25/1), Laznas BMH Perwakilan Sulsel akan menggelar event Foodbank atau makan siap santap untuk membantu korban banjir dan tanah longsor yang berada di Desa Pattallikang  Kecamatan Manuju-Gowa, Sulawesi Selatan.*/Bas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *