Asah Kepedulian Siswa dengan Dongeng Ceria

Musibah gempa bumi Lombok dengan kekuatan 7,0 SR telah menyebabkan 392 orang meninggal dunia dan 15 belas ribu-an masih menjadi pengungsi. Beban berat dan duka mendalam hingga kini masih dirasakan para korban yang terkena dampak gempa.

Merespon kondisi tersebut, Laznas BMH tak semata melakukan pertolongan cepat dan mendesak di lapangan, tetapi juga melakukan roadshow ke sekolah-sekolah guna mengedukasi generasi penerus bangsa memahami arti peduli dan berbagi.

Dalam hal ini Laznas BMH bersinergi dengan berbagai sekolah menggelar even penggalangan dana yang dirangkai dengan acara dongeng ceria.

“Event ini dilaksanakan di Jabodetabek dan akan berlangsung hingga dua pekan kedepan,” terang Direktur Operasional BMH Megapolitan, Rama Wijaya.

BMH bersinergi dengan Delta Tri Production dengan berbagai sekolah dalam roadshownya.

“Acara ini merupakan sinergi BMH, Delta Tri Production dengan pihak sekolah yang bertujuan untuk menumbuhkan solidaritas kemanusiaan pada sesama dengan media cerita, dongeng dan hiburan. Alhamdulillah sudah ada 10 sekolah yang akan bergabung,” imbuh manajer fundrising, Tri Winarno.

Dukungan untuk program Dongeng Anak Ceria Peduli Lombok ini disambut antusias oleh berbagai pihak, terutama sekolah-sekolah.

“Insyaa Allah, BMH pekan depan akan kembali menerjunkan tim ke lokasi bencana dengan membawa sejumlah bantuan untuk pengungsi Lombok,“ jelas Tri Winarno.

Seperti diketahui bersama, bahwa penanganan pengungsi masih sangat membutuhkan ruang kepedulian kita bersama untuk berbagi. Rumah yang luluh lantak, akses jalan yang sebagian terkendala, sumber air bersih yang tak mudah, serta perekeonomian yang belum berlangsung, menjadikan para pengungsi tak bisa banyak melakukan upaya.

“Jadi, mari terus bantu, sampai mereka dapat hidup seperti sedia kala,” pungkas Rama.*/Rawi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *