Aksi Kolaboratif Bantu Korban Kebakaran di Kutai Kartanegara

Kebakaran yang terjadi di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara menyisakan kesedihan mendalam bagi para korban. Harta yang mereka kumpulkan dalam sekejap habis, kini tersisa hanya kumpulan barang berwarna hitam layaknya arang.

Saat ini, mereka harus tinggal di tempat penampungan sementara dan sebagian ada yang tinggal bersama keluarga.

“Dalam musibah tersebut 15 rumah warga dan 3 sekolah terbakar. Berdasarkan informasi dari warga, penyebab kebakaran akibat kosleting arus listrik di salahatu rumah warga,” ungkap Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Kalimantan Timur, M. Rofiq belum lama ini.

BMH bersama mahasiswa bidik misi Unikarta, Komunitas Motor MTC Tenggarong dan ABCS langsung sinergi melakukan upaya untuk membantu para korban.

“Alhamdulillah, BMH dengan beragam pihak langsung sinergi dan menuju lokasi untuk memberikan bantuan kepada para korban. Bantuan yang diberikan berupa paket peralatan dapur dan rumah tangga, pakaian, beras, kebutuhan sekolah dan uang tunai,” urai Rofiq.

Sementara itu Koordinator Gerai BMH Kutai Kartanegara, Khoir, mengisahkan bahwa untuk mengantarkan bantuan ke lokasi kebakaran, BMH harus menempuh perjalanan selama 4 jam lebih, dengan medan jalan yang banyak rusak, becek dan bebatuan, sehingga kelajuan mobil tidak bisa melebihi 40 km/jam.

“Lumayan jalannya, sangat menantang untuk fokus dan hati-hati,” ucapnya.

Tiba di lokasi, bantuan langsung diterima oleh Kepala Desa Sedulang, H. Jumri. Beliau mengucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman BMH Kaltim dan mahasiswa bidikmisi Unikarta dan Komunitas Motor MTC dan ABCS atas bantuan ini.

“Terima kasih atas perhatian dan kedatangan teman-teman ke tempat yang lumayan jauh, Semoga teman-teman semua diberikan ganjaran pahala yang berlimpah dan warga kami diberi kesabaran menerima musibah ini,” katanya.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *