Ustadzah Indahwati, Dakwah di Desa Terpencil Utamakan Moral dan Akhlak yang Baik

Ulama dan dai memiliki andil yang sangat besar dalam membangun moral bangsa dan menciptakan kerukunan antra dan antar umat beragama.

Namun, juga tidak kalah penting dengan peranan para daiyah. Seperti daiyah Laznas BMH yang ada di kawasan pegunungan Pranji Desa Pengaringan Kebumen. 

Hal tersebut diyakini karena dalam menjalankan kerukunan, toleransi dalam beragama tidak hanya membutuhkan kepandaian saja, tetapi juga memerlukan akhlak dan moral yang baik.

Demikian dikatakan Ustadzah Indahwati disela-sela aktifitasnya sebagai seorang tenaga pendidik. Ustadzah Indahwati bersama ketiga daiyah yang lain juga mengiyakan dan menerangkan bahwa dengan adanya akhlak dan moral yang baik, selain diharapkan dapat memberi dakwah yang bisa membangun kerukunan intra dan antar umat beragama, juga terhindar dari upaya pendangkalan akidah.

“Terlebih daerah kami yang merupakan daerah yang sangat rawan dan menjadi sasaran empuk bagi para misionaris dari luar kota. Secara daerah kami jauh dari kota dan akses pendidikan warga yang sangat terbatas,” ujarnya.

Diakui, peran ulama, dai serta daiyah selama ini sangat besar dalam mewujudkan masyarakat yang agamis, dewasa dan berakhlaku karimah.

Hal ini nampaknya juga berdampak positif dalam kehidupan bermasyarakat khusus daerah pelosok pedalaman seperti Pengaringan dan sekitarnya.

"Misalnya, saat terjadi panen raya hasil bumi, seperti padi, sayuran dan jenitri semua berjalan tertib, damai dan kondusif. “Inilah dampak yang diharapkan dari upaya membangun kehidupan yang dibangun oleh kami di sini,” jelasnya.

Ketua Koordinator Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Gerai Kebumen, Muslim, dalam silaturahimnya menuturkan, melalui dakwah dapat menyampaikan ajaran-ajaran kepada masyarakat.

Namun perlu diperhatikan juga cara penyampaiannya, karena jika salah dalam pemberiannya maka penerimaannya juga akan buruk.

“Untuk itu, pelatihan dan pendekatan yang santun dan lembut  seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW ini sangat penting untuk memberikan pengarahan kepada para dai dan daiyah dan juga para warga desa setempat.” jelasnya.

Muslim juga menambahkan bahwa silaturahmi yang intens dengan masyarakat juga harus dibangun dengan baik. ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dai dan daiyah sehingga mempu berperan aktif dalam masyarakat, serta mampu menghadapi perubahan zaman di era globalisasi.

“Tantangan dakwah kini kian beragam dan dibutuhkan pengetahuan yang lebih dari para juru dakwah,” jelasnya.

Daiyah Laznas BMH adalah mereka yang mendedikasikan diri bukan sebatas dunia formal pendidikan tetapi juga mewakafkan diri untuk membina kaum ibu di mana mereka berada. Bersama Laznas BMH Zakat Anda semarakkan api dakwah.*/Gatas