Beasiswa, Bahagiakan Fauzan dan Rifki Tatap Masa Depan dengan Ceria

Fauzan Ansori dan Rifki Alamin tersenyum bahagia. Kakak-beradik itu baru saja menerima sebuah amplop berisi uang,

“Uangnya yang pegang ibu, nanti keperluan sekolah beliau yang membelikan,” ujar Fauzan Ansori usai menerima beasiswa di kantor Laznas BMH di Jalan Tamalanrea Raya (11/03). 

Dua bersaudara  tersebut  merupakan peserta program Beasiswa Anak Indonesia yang digelar Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Sulawesi Selatan.

“Terimakasih untuk Laznas BMH Perwakilan Sulsel yang telah memberikan beasiswa kepada kami, mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi kami dan bagi donatur yang telah berdonasi,” ungkap Rifki Alamin yang merupakan anak pertama.

Fauzan Ansori  saat ini duduk di kelas satu SMP, sedangkan Rifki Alamin  kelas Tiga SMP  sejak setahun lalu mereka menjadi yatim, sang ayah Awaluddin menghembuskan nafas terakhir karena sakit.

Nurlina sang ibu, yang kini berstatus janda menjadi tulang pungung keluarga, empat orang anak dua diantaranya masih balita. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari ia peroleh dengan cara  berjualan kue.

Program Beasiswa Anak Indonesia yang dilaksakan oleh Laznas BMH saat ini telah menjangkau 4.714 siswa di berbagai tingkatan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, program ini sendiri merupakan pemberian beasiswa yang diperuntukkan untuk anak-anak dari keluarga pra-sejahtera agar tetap memperoleh pendidikan yang layak.

“Alhamdulillah kepercayaan donatur yang berdonasi zakat maupun infak kepada Laznas BMH semakin besar sehingga semakin banyak mustahik (Pernerima) yang terentaskan dari kemiskinan,” terang Kepala Perwakilan BMH Sulsel, Kadir.

Kadir menambahkan secara nasional lembaganya menargetkan dapat menyalurkan Beasiswa Anak Indonesia sebanyak 10,000 penerima, mulai  siswa  sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Kami mengajak kepada masyarakat untuk bersama bergabung dalam program beasiswa anak Indonesia, agar semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat untuk masa depan anak bangsa dan kemajuan negeri ini. Bersma zakat dan sedekah, semua insya Allah bisa kita realisasikan,” pungkas Kadir.*/Bas